Jakarta, Kirani – Seolah tak pernah berhenti bagi ParagonCorp selalu menorehkan penghargaan di sepanjang tahun 2025 ini. Kali ini ParagonCorp meraih BIG 40 Awards untuk kategori Post-Pandemic Beauty Industry Pioneer.
Penghargaan ini diberikan dalam rangka puncak perayaan 40 tahun Bisnis Indonesia, yang mengapresiasi figur dan institusi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, penguatan industri, serta kemajuan sosial di Tanah Air.
Penghargaan tersebut diterima oleh Head of Employer Branding & Corporate Public Relations ParagonCorp, Nurul Andriana, yang mewakili Founder ParagonCorp, Ibu Nurhayati Subakat.
Nurul menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas performa bisnis, melainkan juga atas nilai dan tujuan yang terus dipegang ParagonCorp sejak awal berdiri.
“Sejak masa pandemi, Ibu Nurhayati selalu mengingatkan bahwa Paragon layaknya seekor burung dengan dua sayap. Satu sayap adalah bisnis yang dibangun dengan disiplin dan tanggung jawab. Sayap lainnya adalah keberpihakan pada manusia, mulai dari konsumen, karyawan, hingga masyarakat. Pertumbuhan bukan tujuan akhir namun kebermanfaatanlah yang membuat Paragon terus tumbuh,” ujar Nurul.
Penghargaan BIG 40 Awards ini hadir bertepatan dengan 40 tahun perjalanan ParagonCorp. Didirikan pada 1985 oleh Ibu Nurhayati Subakat, ParagonCorp tumbuh dari industri rumahan menjadi perusahaan kosmetik halal terbesar di Indonesia dan salah satu pemain utama industri kecantikan di Asia Tenggara.
Sejak meluncurkan Wardah pada 1995 sebagai pionir kosmetik halal nasional, ParagonCorp terus menghadirkan inovasi melalui berbagai brand seperti Make Over, Emina, Kahf, hingga brand berbasis riset seperti Laboré, Biodef, dan Instaperfect. Saat ini, ParagonCorp memiliki 14.000 karyawan, menaungi belasan brand Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang menjangkau jutaan konsumen di Indonesia dan kawasan regional.
Sebagai perusahaan dengan sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP), ParagonCorp memproduksi produk perawatan diri dan kecantikan berkualitas dengan harga terjangkau. Perusahaan ini juga didukung kapasitas produksi besar yang memungkinkan ekspansi pasar hingga Malaysia, Brunei Darussalam, dan negara lainnya.
Saat ini, estafet kepemimpinan ParagonCorp diteruskan oleh generasi berikutnya, yaitu Salman Subakat, Harman Subakat, dan Sari Chairunnisa. Di bawah kepemimpinan baru, ParagonCorp terus memperkuat inovasi berkelanjutan dan ekspansi global, termasuk penetrasi pasar di Malaysia dan Bangladesh.
Raih Penghargaan Tertinggi Marketeer of the Year 2025

Di generasi kedua kepemimpinan ParagonCorp ini, perusahaan kosmetik kecantikan halal ini perkuat posisinya sebagai pemain utama industri kecantikan Indonesia melalui strategi yang adaptif dan kepemimpinan yang konsisten.
Di bawah arahan Group CEO ParagonCorp, Harman Subakat, perusahaan ini mampu menjaga relevansi bisnis sekaligus mendorong inovasi di tengah perubahan perilaku konsumen dan tekanan pasar global.
Komitmen tersebut mendapat pengakuan melalui ajang Marketeer of the Year 2025. Harman Subakat meraih dua penghargaan sekaligus, yakni The Best Industry Marketing Champion (Personal & Home Care Sector) serta penghargaan tertinggi Best of The Best Marketeer of The Year 2025.
Dari delapan penerima penghargaan tahun ini, Harman dinilai paling menonjol dalam membangun daya saing industri kecantikan nasional agar mampu bersaing di tingkat regional dan global.
Laporan lembaga riset independen Milieu Insight yang dirilis Campaign Asia pada September lalu menempatkan Wardah sebagai brand kecantikan nomor satu di Asia Tenggara. Pencapaian ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas brand lokal Indonesia.
Di bidang riset dan pengembangan, Paragon mengadopsi pendekatan berbasis sains dan teknologi mutakhir. Microbiome Technology dikembangkan melalui riset dermatologi yang melibatkan kolaborasi dengan berbagai skin expert dunia.
Selain itu, pemanfaatan teknologi AI melalui RoboSkin menjadi terobosan dalam Skin Genomic Research dengan menganalisis ribuan data kulit perempuan Indonesia untuk menghasilkan formula skincare yang lebih presisi.
Bagi Harman Subakat, inovasi harus berakar pada nilai. Kepemimpinannya menekankan penerapan identitas dasar Paragon yang mencakup niat baik, respek, intrapreneurship, gotong royong, semangat pembelajar, serta perbaikan berkelanjutan dengan fokus pada pelanggan.
“Target pencapaian bisnis bukanlah tujuan utama, tetapi petunjuk yang mengarah pada keberhasilan berkelanjutan. Bukan tumbuh untuk bermanfaat, namun bermanfaat untuk tumbuh,” ujarnya.
Harman juga turun langsung ke berbagai distribution center untuk menyemangati Paragonians di lapangan. Spirit kolaborasi dan ketangguhan inilah yang membawa ParagonCorp bangkit dan terus melangkah sebagai pemimpin industri kecantikan Indonesia.
Teks: Ratna Kamil | Foto : ParagonCorp.

