Jakarta, Kirani – Hari Bumi, diperingati oleh dua brand kecantikan yang tergabung dalam ParagonCorp, yakni Tavi dan Earth Love Life (ELL), menghadirkan cara baru agar anak muda ikut menjaga lingkungan dengan cara yang unik, lewat kampanye bertajuk Heal Our Bumi: Goes to Campus.
Tavi dan Earth Love Life berkolaborasi bersama HoB Agency dan komunitas hijau Teens Go Green Indonesia, di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), mengajak mereka lebih peduli soal sampah khususnya dari dunia kecantikan.
Botol serum kosong, tube sunscreen bekas, dan kemasan makeup yang sudah tidak terpakai disulap jadi sesuatu yang bermanfaat untuk Bumi. Dalam acara ini, para peserta diajak untuk ikut kegiatan Drop-off dan Upcycling Beauty Empties.
“Mencintai bumi bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengelola kemasan kosong skincare. Tavi dan Earth Love Life ingin menjadi bagian dari perjalanan Green to Glow anak muda Indonesia,” ujar Nanda Rizky Arrumaisya, Customer Marketing Management Tavi.
Menurut laporan UNEP (2023), hanya 9% dari total sampah plastik global yang berhasil didaur ulang. Setiap tahunnya, industri kecantikan memproduksi lebih dari 120 miliar kemasan produk berbahan dasar plastik sekali pakai. Di Indonesia, limbah kosmetik masih tergolong sebagai limbah rumah tangga yang kerap tidak terkelola dengan baik.
Namun di sisi lain, kesadaran generasi muda terhadap isu keberlanjutan terus meningkat. Survei Deloitte (2023) menyebutkan bahwa lebih dari 67% Gen Z mengharapkan brand memiliki peran nyata dalam isu lingkungan.

“Kami percaya edukasi lingkungan bisa dikemas dengan cara yang lebih seru dan relate, seperti melalui aktivitas kreatif bersama komunitas kampus,” ujar Kirana Rayssa Delquarizmy, Campaign Management HoB Agency.
Dimulai Dari Hal Sederhana
Membangun kesadaran dalam kecintaan pada lingkungan memang bisa dilakukan dari hal yang sederhana. Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk melakukan beberapa aktivitas yaitu mengumpulkan kemasan kosong produk kosmetik untuk ditukarkan dengan produk dari Tavi dan Earth Love Life.
Kegiatan ini dimulai dengan mengolah kemasan kosong menjadi benda kreatif seperti pot tanaman mini, hingga dekorasi lucu menggunakan shrink plastic dan kain flanel; membuat konten di media sosial sebagai bentuk kampanye digital yang fun dan khas Gen Z.
Kegiatan ini awalnya menargetkan 150 partisipan. Namun antusiasme peserta melebihi ekspektasi, dengan banyak anak muda yang datang membawa lebih dari 10 hingga 20 kemasan kosong. Beberapa di antaranya bahkan menyumbangkan kemasan tambahan untuk mendukung kegiatan daur ulang. Total, terkumpul 28,7 kg limbah kosmetik yang kemudian diserahkan ke Bank Sampah untuk diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai.
Sebagai brand kosmetik yang dekat dengan Gen Z, Tavi percaya bahwa ekspresi diri dan cinta bumi bisa berjalan beriringan. Melalui kemasan minim lem, penggunaan tinta nabati, biodegradable bubble wrap, serta formulasi vegan dan cruelty-free, Tavi terus berinovasi untuk mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Sementara itu, Earth Love Life (ELL) hadir dengan filosofi “for blooming skin, grounded mind, and greater earth”, mengajak anak muda untuk mencintai diri dan bumi secara seimbang.
“Kami percaya bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana, kemasan kosong yang biasanya dibuang, menjadi karya bermakna dan simbol kepedulian terhadap bumi,” tutur Elisa Ermulina Kembaren, Customer Marketing Management Earth Love Life.
Inisiatif Heal Our Bumi merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan ParagonCorp dalam mendorong praktik industri yang bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan. Ke depannya, kegiatan ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang akan hadir di lebih banyak kampus dan ruang publik di seluruh Indonesia.
Teks : Galuh | Foto : ParagonCorp

