Jakarta, Kirani – Terdorong untuk memenuhi kebutuhan di Bulan Ramadan, kerap terjadi peningkatan belanja masyarakat terhadap berbagai produk di bulan suci ini. Begitu pula yang terjadi di platform TikTok Shop by Tokopedia. Ditunjang dengan adanya fitur live streaming, sejumlah produk pun mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan.
Pada seminggu pertama Ramadan 2025[1] saja, tercatat lebih dari 72 juta short video yang diunggah di TikTok oleh penjual maupun kreator.[2] Artinya, partisipasi pengguna meningkat drastis dibanding tahun lalu di mana ada jutaan short video diunggah ke TikTok sepanjang bulan Ramadan 2024.[3]
Communications Director, TikTok Indonesia, Anggini Setiawan, menjelaskan, “Jutaan penjual di Tokopedia dan TikTok Shop bisa meningkatkan transaksi lewat ekosistem yang sinergis bersama TikTok melalui konten video promosi yang dibuat oleh penjual maupun jutaan kreator di TikTok. Contohnya, brand lokal fashion berusia lebih dari 20 tahun, Gaudi, berhasil menaikkan penjualan 2 kali lipat di TikTok Shop tahun lalu lewat pemanfaatan fitur LIVE di TikTok.”
Anggini juga mengatakan bahwa jumlah penjual di TikTok Shop menjelang Ramadan 2025 naik 40%.[4] Sementara itu, untuk membantu para penjual meningkatkan penjualan di Bulan Ramadan, Tokopedia dan TikTok Shop mengadakan Ramadan Ekstra Seru hingga 25 Maret 2025.
Berkat ‘kekuatan penemuan TikTok’ berupa sistem rekomendasi terpersonalisasi, konten autentik, dan dukungan komunitas yang kuat, perdagangan daring menuju era ‘discovery e-commerce’yang memungkinkan pengguna Tokopedia dan TikTok Shop melakukan jual beli online makin aman, terpercaya, dan menyenangkan, termasuk di bulan Ramadan.
Nilai Transaksi Saat Sahur naik >10 kali
Ada satu kebiasaan yang cukup unik dilakukan oleh masyarakat di bulan ini, yaitu melakukan transaksi saat sahur, seperti dikatakan Head of Communications of Tokopedia and TikTok E-commerce, Aditia Grasio Nelwan, “Ramadan Ekstra Seru adalah salah satu kampanye terbesar kami untuk membantu konsumen memenuhi kebutuhan Ramadan hingga Lebaran lewat penawaran menarik, seperti gratis ongkir, flash sale, dan diskon. Sahur menjadi salah satu waktu yang paling digemari masyarakat untuk belanja di Ramadan Ekstra Seru. Saat sahur, nilai transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop berkat Ramadan Ekstra Seru naik rata-rata 10,5 kali lipat.”[5]
Sementara itu, untuk menjaga keseimbangan antara kesenangan dan kewajiban sebagai umat beragama, Tokopedia bekerja sama dengan lembaga penyalur zakat kredibel, mempermudah masyarakat membayar zakat secara aman dan amanah.
Ramadan Ekstra Seru juga membantu penjual, khususnya brand lokal, dan kreator di Indonesia memanfaatkan momentum Ramadan dengan maksimal. Peningkatan pesanan penjual di Tokopedia dan TikTok Shop yang berpartisipasi dalam kampanye ini naik rata-rata 2 kali lipat.4 Kurma Alif, salah satu lini bisnis Kalaborasi Group, bahkan mengalami kenaikan penjualan 10 kali lipat di Tokopedia berkat menggunakan integrated seller center Tokopedia dan TikTok Shop, termasuk saat berpartisipasi dalam Ramadan Ekstra Seru 2025.
Lebih jauh, simak produk paling laris di Tokopedia dan TikTok Shop pada awal bulan Ramadan 2025 di sini.

Tagar Viral bikin Ramadan ekstra seru
Dalam acara “Bicara Tren Ramadhan 2025” Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia di Jakarta, Senin (17/3), Anggini menyebut ada lima tagar viral yang berkembang meramaikan lini masa media sosial TikTok, lima tren tersebut bersumber dan bertumbuh dari kebiasaan pengguna TikTok yang sering berbagi.
Lima tagar tersebut bahkan telah menghasilkan lebih dari 200 ribu unggahan di TikTok pada seminggu pertama bulan puasa, yaitu hashtag #Bukber, #RamadanCore, #TakjilRamadan, #MenuBukaPuasa, dan #BerkahRamadhan; menunjukkan tingginya partisipasi komunitas TikTok di Indonesia selama bulan suci.[6]
Berbagai konten video dibuat oleh penjual maupun creator, salah satunya Ibun Mall. Ibun Mall membuat konten ‘Paket Mudik’ yang berisi promosi produk perlengkapan bayi dari penjual di TikTok Shop. Berkat memanfaatkan fitur pembuatan konten video di TikTok, nilai transaksi Ibun Mall bisa mencapai miliaran rupiah setiap bulan termasuk saat Ramadan. Saat ini, Ibun Mall telah memberdayakan 100 host untuk melakukan live streaming hingga 20 jam sehari guna mempromosikan produk dari 30 UMKM lokal dan industri rumahan yang terhubung.
Di sisi lain, TikTok kini memungkinkan pengguna merekam konten hingga 10 menit secara native di dalam aplikasi. Fitur ini diharapkan menghadirkan ruang kreatif lebih luas untuk mengakomodasi lebih banyak tipe kreator dan konten video.
Tahun ini, TikTok berkolaborasi dengan kreator dan publisher untuk menghadirkan konten video spesial Ramadan berdurasi lebih panjang, seperti SABAR (Sahabat Bulan Ramadan) yang menampilkan inspirasi kreator lintas kategori salah satunya resep menu buka puasa bersama Mursid (Puding Roti), dan Serial Drama Ramadan buatan rumah produksi dan stasiun televisi untuk menemani ngabuburit salah satunya Anatman Films (Long Distance Ramadan).
Teks: Setia | Foto: Tokopedia
[1] TikTok Shop, 1-6 Maret 2025
[2] TikTok Shop, 1-6 Maret 2025
[3] Riset Toluna bersama TikTok mengenai perilaku masyarakat, Ramadan 2024
[4] TikTok Shop, 1-14 Februari 2025 dibandingkan 26 Februari-10 Maret 2024 (dua minggu sebelum Ramadan tahun lalu)
[5] Tokopedia dan TikTok Shop, 1-6 Maret 2025
[6] TikTok, 1-7 Maret 2025

