“Ngumpul Asik” Ajak Wanita Memberdayakan Diri Melalui Internet dan Teknologi

Jakarta, Kirani – Dunia digital dengan internet sebagai basisnya, kini telah merambah ke berbagai bidang di berbagai negara. Seperti dikatakan We Are Sosial 2019, Indonesia mengalami peningkatan 13% dalam hal jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun. Menariknya, berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) perempuan menempati porsi 48,57% dari keseluruhan pengguna internet. Sayangnya, survei yang dilakukan oleh Google memperlihatkan bahwa 53% wanita tidak menerima informasi yang benar-benar mereka butuhkan di internet.

 

“Di tengah banyaknya informasi di internet saat ini, kita perlu lebih hati-hati dalam memilih apa yang perlu dibaca dan apa yang bisa dipercaya. Tips paling mendasar adalah mencari tahu sumber informasi tersebut, dan pastikan bahwa sumber tersebut kredibel serta terpercaya. Kita juga perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial,” kata Happy Djarot Saiful Hidayat, penggiat sosial untuk pemberdayaan wanita dalam forum berjudul “Ngumpul Asik” yang digelar baru-baru ini oleh di Jakarta.

 

Sementara itu sejalan dengan riset dari The McKinsey Global Institute (MGI) memperkirakan peningkatan kesetaraan gender dapat menambah nilai US$ 12 triliun per tahun ke perekonomian dunia di tahun 2025 nanti.

 

 

“Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, perempuan akan mampu meningkatkan kapasitas mereka dan berpartisipasi dalam banyak sektor, termasuk ekonomi dan pembangunan,” papar Nyimas Aliah, Asdep Perlindungan Hak Perempuan Dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. “Platform informasi digital seperti BaBe pun diharapkan dapat berperan sebagai rujukan bagi perempuan dalam memperoleh informasi yang berimbang,” tambah Nyimas.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, dalam rangka untuk memberikan akses ke lebih banyak informasi dan kesempatan yang dapat memberdayakan wanita, BaBe, aplikasi agregator berita, mempersembahkan kanal ‘WANITA’ yang menyediakan beragam konten dari banyak publisher, termasuk The Asian Parent, Kumparan Mom, Sajian Sedap, dan kreator seperti Babyologist, Nasehat pernikahan untuk berbagi tips serta pendapat yang berguna bagi wanita.

 

Dessy Ilsanty, Psikolog dari Yayasan Praktik Psikologi Indonesia mengungkapkan, berbagai informasi dan pengetahuan yang dapat diakses dengan kemajuan teknologi ini dapat digunakan untuk memberdayakan mereka dengan kemampuan dan pengetahuan baru, yang dapat menjadi pilihan karir yang baru atau sumber pendapatan. “Wanita yang berdaya akan bermanfaat dan signifikan di setiap rumah tangga, sehingga dapat memperkaya keluarganya dengan lebih banyak nilai-nilai positif,” ucapnya.

 

Teks & Foto : Wiwied

 

 

Facebook Comments