Jakarta, Kirani – Setiap anak memiliki golden age atau periode emas tahapan pertumbuhan. Periode penting ini meliputi 1.000 hari pertama anak yang dihitung mulai dari anak didalam kandungan hingga usia dua tahun. Ini merupakan periode penting yang menjadi dasar bagi tumbuh kembang anak ke depannya.
Untuk mendukung periode emas ini, Minderoo Foundation meluncurkan program global multichannel. Sebuah program unik yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tahun-tahun awal anak, dan memberdayakan orang tua dan pengasuh di seluruh dunia untuk memberi anak- anak mereka awal terbaik dalam hidup.
Diawali di Indonesia, Thrive by Five Internasional Program akan diluncurkan di 30 negara. Program ini dirancang untuk menyebarkan konten melalui berbagai saluran, digital maupun non-digital, dan dirancang secara individual untuk menyesuaikan bahasa, budaya, dan isyarat sosial dari masing-masing negara.
Program ini didukung oleh tiga produk utama yaitu, aplikasi Thrive by Five (yang dikenal sebagai Cilukbalita di Indonesia) untuk orang tua dan pengasuh anak-anak berusia 0-5 tahun. Lalu untuk mendukung konten Thrive by Five yang disebarluaskan melalui saluran online dan offline untuk meningkatkan aksesibilitas dan menjangkau keluarga dari latar belakang sosial ekonomi rendah. Dan The Thrive by Five TED Talk dari Molly Wright tentang “Bagaimana setiap anak dapat berkembang”, terpilih sebagai Ted Talk paling populer tahun 2021.

Co-Founder dan Co-Chair Minderoo Foundation Nicola Forrest mengatakan, peluncuran program ini di Indonesia merupakan langkah pertama, untuk selanjutnya diperluas ke 30 negara di Afrika, Asia, Amerika Selatan dan Timur Tengah.
“Anak-anak membutuhkan pengasuhan yang menyenangkan sejak awal usia mereka untuk mendukung perkembangan otak dan potensi masa depan mereka,” papar Nicola Forrest.
“Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua dan pengasuh tentang hal yang mereka butuhkan selama lima tahun pertama. Ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa momen-momen kecil dari koneksi dan interaksi, frekuensi pengulangan dan dapat membuat perbedaan yang signifikan,” lanjutnya.
Sementara itu, Dr Andrew Forrest AO, Ketua dan Pendiri Yayasan Minderoo mengatakan bahwa Yayasan sedang mencari cara untuk mencapai perubahan paradigma global bagi anak-anak di seluruh dunia.
“Setiap anak, di mana pun mereka tinggal, memiliki hak untuk memulai hidup sebaik mungkin. Program Thrive by Five akan menginformasikan dan memberdayakan orang tua dan pengasuh untuk membantu anak-anak mencapai potensi terbesar mereka, dari negara-negara yang dilanda perang seperti Afghanistan hingga komunitas paling terpencil di Kenya” kata Dr Forrest.
Untuk memastikan dapat diakses oleh siapapun, konten tersedia di perangkat berteknologi rendah, perangkat yang sudah tua, dan melalui berbagai saluran termasuk SMS, radio, televisi, dan media cetak dan digital.

Latar belakang penelitian
Konten dan aplikasi Thrive by Five dikembangkan oleh Minderoo Foundation, bekerja sama dengan Brain and Mind Center, University of Sydney dan BBE, didasarkan pada analisis antropologis mendalam tentang pengasuhan dan norma masyarakat, peran gender dan peran pengasuhan, serta faktor agama, budaya dan lingkungan masing-masing negara target. Kemudian dikawinkan dengan landasan ilmiah seputar otak sosial dan kognitif, kesehatan fisik, komunikasi/bahasa serta identitas dan budaya. Hasilnya, kumpulan tips tindakan yang relevan dengan konteks nasional dan budaya masing-masing negara.
Profesor Ian Hickie dari Brain and Mind Center, University of Sydney mengatakan “Program ini adalah yang pertama di dunia. Ini secara unik menggabungkan wawasan baru dari ilmu perkembangan otak di usia dini dengan penerapan pengetahuan budaya khusus setempat.”
Sementara itu, sebagai mitra teknologi Minderoo Foundation untuk proyek ini, Managing Director B.B.E Adam Beaupeurt, menyampaikan, “Sangat menyenangkan dan bermanfaat memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari proyek global yang begitu penting. Kami tahu bahwa ini adalah proyek yang ingin kami ikuti; semangat tim sangat jelas, dan kami merasa terhormat memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dengan tim Minderoo untuk membangun pengalaman digital yang akan diluncurkan di seluruh dunia.”
Teks Setia Bekti | Foto Dok. Minderoo Foundation

