Denpasar, Kirani – Ada pemandangan menarik pada Sabtu di awal bulan Agustus lalu. Sehari usai pembebasan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dari rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tampak semringah datang ke Rasa Sanur, Denpasar Bali pada Sabtu (2/8).
Hari itu, Hasto datang ke restoran ini bersama Ganjar Pranowo, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Once Mekel dan beberapa anggota juga jajaran dari partai berlambang Banteng, di sela-sela mereka menghadiri Kongres keenam PDI-P yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center.
Tentu saja kedatangan Hasto dan para politisi PDIP di Rasa Sanur menjadi peristiwa menarik. “Ini sebuah kunjungan rasa keluarga dan silahkan mencicipi sajian di sini dengan cita rasa selera Nusantara,” kata Ulin Yusron, salah satu pendiri restoran ini dengan perasaan bahagia. Ulin, hari itu ditemani Sugi Lanus yang juga sesama pemilik dan inisiasi Rasa Sanur.
Di hari yang membahagiakan ini, Ulin mengenakan busana serba hitam berupa kaos dipadu sarung longgar khas Bali dan juga Udeng atau Ikat kepala khas Bali untuk pria warna hitam. Ulin tampak bersuka cita menyambut dan menerima para tamu para politisi dari kandang Banteng yang menikmati sajian kuliner di Rasa Sanur.
Rasa Sanur merupakan salah satu restoran yang ada di Pulau Dewata. Berlokasi di Jalan Warbang Nomor 25, Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar, Bali. Belakangan, tempat ini menarik perhatian warga dan masyarakat tak hanya yang tinggal di Bali tetapi juga masyarakat di luar Bali, yang ingin datang bersantap dan mencicipi sajian aneka menu di Rasa Sanur.

Rasa Sanur yang melakukan soft opening pada 10 Juli 2025 diinisiasi oleh empat sekawan: Ulin Yusron, Sugi Lanus, Gede Kresna dan Pupung Purwo.
“Latar belakang mendirikan Rasa Sanur sederhana saja, yaitu didasari keinginan untuk menciptakan kemandirian ekonomi di kita masing-masing. Yuk bersama bisa saling support dan bisa bantu membuka peluang kerja baik bagi masyarakat sekitar maupun dari luar dalam konteks profesional dan humanisme,” cerita Ulin bersemangat.
Pria berambut gondrong dan berkacamata ini juga menegaskan, dia bersama tiga sahabatnya berkeinginan selain dari sisi bisnis, tentu juga memiliki sisi kepedulian akan masakan Nusantara.
“Kita akan selalu mendorong dan kenalkan kepada khalayak ramai terutama para tamu mancanegara tentang masakan Nusantara di Rasa Sanur,” ujar Ulin.
Adapun konsep Rasa Sanur adalah Familly Restaurant, dan mengusung interior perpaduan rumah Jawa yang penuh ornamen kayu sederhana dan Bali. Menerapkan sling atau bangunan yang tinggi, memberikan kesan adem, nyaman dan sederhana.
“Pokoknya bagi mereka yang datang ke sini feelnya seperti sedang berada di rumah sendiri,” kata Ulin.

Filsosofi Menikmati Masakan Ibunda Terkasih
Di Rasa Sanur juga memadukan konsep makanan yang disajikan Nusantara Foods yaitu yang penuh keanekaragaman baik dari bahan baku yang berupa sayuran, bumbu rempah-rempah dan aneka minumannya.
“Ya, filosofinya seperti menikmati sajian atau masakan Ibunda terkasih kita,” pungkasnya. Ulin pun menjelaskan makanan di sini disajikan berkonsep prasmanan yang ditata cantik menggunakan peralatan khas Indonesia dari gerabah, tanah liat dan kayu. Siapa pun yang mau bersantap bisa mengambil menu makanan pilihannya sendiri.
Di Rasa Sanur ada pilihan nasi dengan berbagai jenis seperti Nasi Putih, Nasi Merah, Nasi Daun Jeruk, Nasi Umbi, Nasi Kuning dan Nasi Liwet. Untuk lauk dan sayuran tersedia beraneka ragam mulai tahu tempe, ikan, ayam, bebek, daging sapi yang semua diolah menjadi masakan khas Nusantara.
Bagi yang suka atau mencari menu seperti Bebek Rica yaitu hidangan khas Sulawesi Utara yang dimasak dengan bumbu pedas khas cita rasa Manado berbasis cabai. Kemudian ada Bebek Kremes dan Bebek cabai Hijau tersedia di sini.
Untuk mereka yang kalau bersantap Nasi Panas dengan Telor Dadar Krispy yang saat disantap memiliki tekstur renyah di luar namun tetap lembut di dalam, bisa menuntaskan keinginan menikmati menu mewah ini dengan datang ke Rasa Sanur.
Penyuka Gulai Daun Singkong ala Sumatera Barat atau Padang yang kaya rempah dan aromanya membuai hidung dan menggelitik perut juga tersaji di sini. Tersedia juga menu sayuran seperti Tumis Kangkung, Tumis Genjer, Tumis Taoge Ikan Asin, Tumis Jantung Pisang, Tumis Bunga Pepaya, Tumis Pakis, Tumis Buncis Ampela Hati, Tumis Udang Labu Siam, Tumis Kacang Panjang hingga Tumis Daun Kelor Ikan Teri. Tersedia juga Lawar, Bali Urap, Trancam khas Jakarta atau Betawi, Karedok makanan khas Jawa Barat atau Sunda, lalu Gado-Gado hingga menu Gudeg khas Yogyakarta.
Penyuka menu khas Jawa Tengah atau kota Semarang yaitu Garang Asam Ayam dan Garang Asam Ikan bisa dinikmati di Rasa Sanur. Nah, untuk menu serba ayam juga ada berbagai pilihan seperti Ayam Suwir Pelalah, Ayam Betutu khas Bali, Ayam Goreng Lengkuas, Ayam Kremes, Ayam Goreng Tepung, Ayam Taliwang khas Lombok dan Ayam Kemangi.
Ada juga Sate Lilit yang menjadi menu khas Baki tersedia dengan pilihan Sate Lilit Ayam dan Sate Lilit Ikan. Kemudian untuk penyuka menu serba ikan seperti Lele Mangut, Lele Goreng, Cumi Cabai Hijau, Gulai Ikan dan balado Ikan.
Untuk yang senang menikmati menu dibungkus daun pisang alias pepes, di sini boleh memilih Pepes Tahu, Pepes Ikan, Pepes Jamur, Pepes Teri hingga Pepes Telus Asin. Tersaji juga menu Opor bisa menikmati Telur Opor Kuning, Opor Tahu Tempe dan Opor Ayam. Tersaji juga di rasa Sanur Botok Udang dan Botok lainnya.
Tersedia juga jajan pasar dan aneka pastry atau roti, Untuk jajan pasar ada Ongol-Ongol, Apem, Lepet, Sunduk Lawang, Cara Bikang, Kue Talam, Kue Lumpur, Getuk Lindri, Celorot, Klepon, Serabi Solo, Surabi Bandung, Putu Ayu, Gemblong, Pisang Rai, Lak Lak, Jentik Manis dan Kue Bugis.
Tersaji juga serba gorengan seperti Tempe Goreng, Tahu Goreng, Perkedel Kentang, Bakwan sayur, Bakwan Jagung dan Bakwan Udang. Lalu ada Donat Kentang, Pisang Goreng, Singkong Goreng, Tahu Berontak, Lumpia, Pastel, Combro, Misro, Tempe Mendoan hingga Roti Goreng Keju.

Affordable dan Nyaman di Kantong Semua Kalangan
Di Rasa Sanur menyediakan aneka minuman yang tersaji panas dan dingin menyegarkan. Pilihannya ada aneka teh, Kopi, Matcha, aneka Jus hingga Mocktail.
Untuk range harga makanan dan minuman berkisar dari yang paling murah empat ribu rupiah sampai harga tertinggi di kisaran Rp 30 ribuan.
“Affordable dan nyaman untuk kantong semua kalangan, baik dari kelas masyarakat biasa sampai kelas ekonomi tinggi. Juga cocok untuk para pelajar, mahasiswa sampai para pesohor dan pebisnis,” kata Ulin sambil menyebutkan jam buka Rasa Sanur mulai pukul sepuluh pagi hingga pukul sepuluh malam dari hari Senin sampai hari Minggu.
“Kita soft opening menerapkan pukul sepuluh ke sepuluh, tetapi belakangan banyak dan sering customer sudah siap ke Rasa Sanur mulai pukul 8.30 pagi untuk sarapan. Karena itu, ke depannya kita akan mulai buka dari jam tujuh pagi sampai jam sepuluh malam,” pungkas Ulin.
Berbagai testimoni dari mereka yang sudah pernah singgah ke sini mengatakan. “Rasa Sanur bukan sekadar tempat makan, tapi di sini adalah ruang keteduhan yang menghadirkan rasa, hati lapang, dan jiwa yang bergerak selaras semesta,” kata Gede Suhendra.
Sementara Ika Ardina memberikan ulasannya, ”Berada di sini, tempatnya berasa ada di rumah, sangat homey banget, luas dan tidak bikin sesak, jadi betah ada di sini. Untuk makanannya enak-enak dengan menu yang berbeda-beda setiap hari.”
Lain lagi dengan Sapta Riana Sari yang mengaku langsung suka menemukan Rasa Sanur yang menurutnya harga kaki lima dengan rasa bintang lima. “Good food and good place, aku pasti kembali lagi ke sini, Rasa Sanur!”
Senada dengan Ria, pengunjung Netty Rusi mengatakan, “Berada di Rasa Sanur bikin betah, makanannya enak-enak, ruangan luas dan nyaman. Membawa keluarga juga jadi menyenangkan. Terus Instagramable, pokoknya homey banget. Kalau ke Bali pasti maunya datang kembali ke sini lagi,” kata Nety dengan perasaan bahagia. Nah tunggu apalagi, ayo kalau ke Bali singgah dan datang ke Rasa Sanur.
Teks: Hadriani Pudjiarti | Foto: Istimewa, Dok. Rasa Sanur

