Mari Berkontribusi Pada Lingkungan Lewat Kampanye ‘Beli Yang Baik’

Jakarta, Kirani – Kuliner sudah tidak terpisahkan dari kegiatan masyarakat perkotaan. Untuk itu beragam restoran pun menyajikan aneka makanan, termasuk menu makanan sehat. Lalu dengan makan di restoran, apakah kita juga dapat berkontribusi pada lingkungan?

 

Untuk menerapkan gaya konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan ramah lingkungan WWF Indonesia telah mendorong upaya untuk mengedukasi konsumen Indonesia melalui kampanye #BeliYangBaik. Secara sederhana kampanye Beli Yang Baik mengajak konsumen untuk menerapkan gaya konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

 

Konsumsi produk lokal dan alami

 

Lalu apa saja langkah-langkah tersebut? Inilah dia :

 

• #BeliYangPerlu: Konsumen diajak untuk menghindari pemborosan dengan berbelanja hal-hal yang diperlukan saja. Sebelum berangkat, ada baiknya membuat daftar belanja keperluan penting terelbih dulu, untuk mengantisipasi dorongan impulsif membeli barang yang tidak dibutuhkan.

 

• #BeliYangLokal: Konsumen diajak untuk memprioritaskan konsumsi produk lokal yang lebih menguntungkan bagi perekonomian setempat, dan bisa memelihara keanekaragaman hayati Indonesia.

 

• #BeliYangAlami: Konsumen diajak untuk cermat membaca keterangan dan mengenali bahan-bahan yang terkandung dalam suatu produk. Konsumen perlu mengutamakan konsumsi produk yang melalui proses alami dan tidak mengandung bahan-bahan kimia buatan.

 

Biasakan menggunakan alat makan yang tidak sekali pakai

 

• #BeliYangAwet: Konsumen diajak untuk mengutamakan konsumsi barang yang tahan lama dengan cara melakukan riset mandiri sebelum berbelanja, mengenali mutu bahan, dan melakukan perawatan barang sebaik mungkin.

 

• #BeliYangEkolabel: Konsumen diajak untuk mengenali sejumlah ekolabel utama yang menjamin produksi komoditas berkelanjutan, yaitu FSC (produk berbahan dasar kayu, bambu dan rotan), RSPO (produk kelapa sawit), MSC (produk perikanan tangkap), ASC (produk perikanan budidaya).

 

• #MauDibawaKemana: Konsumen diajak untuk mengurangi produksi sampah dengan selalu membawa tas belanja, stainless straw, dan tumbler untuk hindari penggunaan plastik sekali pakai, memastikan kemasan terbuat dari bahan daur ulang, dan membuang kemasan yang tidak terpakai pada tempat sampah yang sesuai dengan jenis materialnya.

 

 

Teks : Wiwied  | Foto : Dok. SaladStop! Indonesia

 

 

Facebook Comments