Ketombe Menurunkan Kualitas Hidup Seseorang

Jakarta, Kirani – Sering kita dengar tentang skin barrier atau lapisan terluar pada permukaan kulit yang melindungi kulit dari infeksi dan lainnya.

Ternyata kulit kepala pun memiliki scalp barrier dengan fungsi yang sama. Jika scalp barrier terganggu, fungsinya akan melemah dan menyebabkan bermacam kelainan di kulit kepala diantaranya ketombe, infeksi, iritasi dan peradangan.

Scalp barrier yang lemah menyebabkan rambut kehilangan kelembabannya, sehingga pengaruh eksternal  seperti polusi, cuaca, atau memakai produk styling yang terlalu keras, dapat mengganggu dan menimbulkan kelainan di kulit kepala.

Sedangkan  scalp barrier sehat akan membentuk perlindungan, menjaga kelembaban, lebih tahan dari gangguan luar dan mencegah terjadinya ketombe, iritasi, infeksi bakteri dan peradangan. 

Kulit kepala pria   2x lebih berminyak dibanding wanita yang menyebabkan pria lebih mudah mengalami ketombe. Wanita berhijab juga rentan berketombe karena rambutnya sering tertutup sehingga menyebabkan jamur malassezia tumbuh subur.

Kulit kepala memiliki scalp barrier yang bila terganggu, fungsinya akan melemah dan menyebabkan bermacam kelainan di kulit kepala diantaranya ketombe, infeksi, iritasi dan peradangan.

Namun ternyata ada beberapa fakta menarik bahwa stress psikis juga dapat membuat scalp barrier menjadi lemah dan memperburuk kondisi ketombe itu sendiri. 

“Banyak orang yang menganggapnya remeh tapi menurut penelitian, ketombe dapat menurunkan kualitas hidup sesorang karena merasa tak nyaman dalam  berpenampilan, menimbulkan rasa gatal, hingga menyebabkan peradangan yang mengganggu aktivitas sehari-hari,” ungkap dr. M. Akbar Wedyadhana, Sp. DVE, FINSDV, FAAADV, Ketua PERDOSKI Cabang Jakarta, dalam  acara CLEAR X Scalp Derma Expert di Hotel Ayana Mide Plaza, (20/02).

Menurut dr. Dhana, ada beberapa tips yang dapat dicoba agar scalp barrier terjaga,  diantaranya keramas tiap hari memakai  shampoo dengan kandungan yang tepat sesuai kondisi kulit kepala.

Memilih shampoo yang memiliki bahan aktif untuk  memperbaiki  scalp barrier, seperti Piroctone Olamine yaitu formula anti jamur penyebab ketombe, serta kandungan niacinamide yang  membantu memperkuat scalp barrier. Perhatikan pula pola hidup, makan dengan gizi seimbang, kelola stress dan cukup tidur.

Shampoo CLEAR dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta dan Halodoc  menginisiasi  rangkaian program untuk membantu masyarakat Indonesia mengatasi ketombe dengan lapisan pelindung kulit kepala atau scalp barrier yang kuat.

Melengkapi kolaborasi ini, CLEAR memperkenalkan teknologi CLEAR ScalpPro Tech™ yang membantu meningkatkan kekuatan fungsi scalp barrier dan terbukti secara dermatologi mampu mengatasi dan mencegah ketombe datang kembali dengan pemakaian teratur.

“Ketombe dialami oleh 50% masyarakat di dunia, angka yang serupa juga ditemui di Indonesia yaitu 44,3% sehingga kasus ketombe di negara kita berada pada peringkat ke-4 setelah Cina, India, dan Amerika Serikat,” kata Ari Astuti selaku Head of Marketing CLEAR Indonesia.

Di tengah tingginya kasus ketombe, selain memanfaatkan teknologi terkini, inovasi terdepan, mengedukasi masyarakat melalui berbagai kampanye dan program.

Kolaborasi Shampoo CLEAR dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta dan Halodoc menginisiasi  rangkaian program mengatasi ketombe.

Sejak akhir 2024 lalu kolaborasi ini telah melaksanakan sejumlah kegiatan antara lain mempertemukan para pakar di bidang kesehatan kulit kepala untuk mengeksplorasi disfungsi scalp barrierwebinar   yang dihadiri lebih dari 2.000 dermatologist dan dokter umum bertema pentingnya scalp barrier bagi kulit kepala yang sehat, pencegahan, serta teknologi terkini dalam mengatasi ketombe, serta program lainnya.

Selain  edukasi dan inovasi, program ini turut memfasilitasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan kulit kepala dengan dukungan Halodoc sebagai ekosistem layanan kesehatan digital terkemuka di Indonesia.

Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi ribuan masyarakat untuk berkonsultasi online secara gratis dengan para dermatologist mengenai masalah kulit kepala.

”Menggabungkan keahlian dari masing-masing partner, kami berharap program ini  membantu masyarakat mendapatkan edukasi yang komprehensif mengenai pentingnya menjaga scalp barrier, serta mendapatkan perawatan yang tepat untuk mengatasi ketombe.” tutup Ari Astuti.

Teks : Ratna Kamil   Foto : CLEAR