Jakarta, Kirani – Ketika salah satu anggota keluarga menderita sakit, maka menjadi tugas anggota keluarga yang lain untuk merawatnya. Dan ketika pengobatan terhadap penyakit tersebut membutuhkan waktu yang lama, maka kebutuhan financial bukan lagi sekedar biaya pengobatan, tetapi biaya juga biaya transportasi dan akomodasi. Terlebih bagi mereka yang berobat di kota yang berbeda dari tempat tinggalnya.
Alasan itulah yang membuat Yayasan Ronald McDonald House Charities (Yayasan RMHC) mendirikan rumah singgah. Menandai 15 tahun perjalanannya, Yayasan RMHC menghadirkan rumah singgah keempat di Kemanggisan, Jakarta Barat. Dengan kapasitas 66 kamar, Rumah Singgah Kemanggisan menjadi rumah singgah terbesar yang dikelola Yayasan RMHC. Kehadirannya merupakan bentuk upaya mendukung keluarga pasien anak dengan penyakit kronis, khususnya yang didiagnosis Penyakit Jantung Bawaan (PJB), yang tengah menjalani rujukan pengobatan di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RSAB Harapan Kita, serta RS Kanker Dharmais.
“Sejak 2011, Yayasan RMHC secara konsisten menghadirkan dukungan yang holistik melalui penyediaan rumah singgah, pendampingan, serta lingkungan yang aman dan suportif bagi keluarga pasien. Seluruh rumah singgah kami rancang sebagai rumah kedua bagi keluarga yang sedang berjuang mendampingi anak menjalani pengobatan jangka panjang. Kami berupaya untuk selalu menempatkan keluarga sebagai bagian penting dari proses penyembuhan pasien anak,” ujar Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC.

Kehadiran Rumah Singgah Kemanggisan terwujud berkat dukungan lebih dari 300 mitra baik itu mitra strategis, donatur perusahaan, donatur individu, komunitas/instansi serta volunteer dari seluruh Indonesia. Yayasan RMHC menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berbagi dan menjadi bagian dari upaya membantu keluarga pasien anak melalui berbagai kegiatan seperti Lari untuk RMHC, Padel for Hope, Bear4Love, McHappy Socks Fundraiser, Hyrox for Hope hingga Cinta dalam Sepotong Bata.
Kolaborasi dengan PERKI
Melalui pengalaman mendampingi ribuan keluarga pasien anak dari Rumah Singgah Lebak Bulus, Rumah Singgah Kiara-RSCM, dan Rumah Singgah Denpasar, Yayasan RMHC melihat besarnya kebutuhan akan fasilitas yang lebih luas, terintegrasi, dan mampu menjangkau lebih banyak keluarga.
Oleh karena itu, sejak tahun 2024 Yayasan RMHC menjalin kemitraan strategis bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) untuk merancang pembangunan Rumah Singgah Kemanggisan.

“PJB merupakan salah satu penyakit serius pada anak yang memerlukan penanganan jangka panjang dan berkelanjutan. Diperkirakan terdapat sekitar 45.000 bayi lahir setiap tahun dengan PJB, dan sekitar 91% di antaranya berasal dari luar Pulau Jawa. Anak yang mendapatkan dukungan emosional dari keluarga cenderung lebih tenang dan kooperatif selama proses pengobatan. Namun, banyak keluarga dari luar daerah masih menghadapi tantangan besar terkait tempat tinggal dan biaya hidup. Ini mengapa peran fasilitas rumah singgah dari Yayasan RMHC menjadi sangat penting dalam mendukung keberhasilan terapi,” ujar dr. Oktavia Lilyasari, Sp.JP(K), Ketua Pokja Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan.
Rumah Singgah Kemanggisan merupakan bangunan empat lantai dengan fasilitas kamar tidur, dapur bersama dan area makan, ruang bermain anak, ruang keluarga, ruang belajar, area ibadah, serta layanan dukungan psikososial. Setiap kamar diperuntukkan bagi satu keluarga guna menjaga privasi dan kenyamanan.

“Melalui kolaborasi dengan PERKI, kami ingin memastikan bahwa keluarga pasien tidak hanya mendapatkan tempat tinggal sementara, tetapi juga ruang aman yang memberikan dukungan emosional,” lanjut Caroline Djajadiningrat.
Yayasan RMHC juga mengajak masyarakat untuk kembali berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh harapan bagi anak-anak di Rumah Singgah Kemanggisan melalui kampanye Make it Home.
Seluruh donasi yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung operasional, perawatan fasilitas, serta peningkatan kenyamanan rumah singgah bagi keluarga pasien. Partisipasi dapat dilakukan melalui berbagai pilihan paket kontribusi mulai dari Rp250.000 hingga Rp2.000.000 melalui tautan s.id/makeithome atau situs resmi Yayasan RMHC www.rmhc.or.id.
Teks: Tim Kirani | Foto: Yayasan RMHC

