5000 Pelari dari 40 Negara Siap Ramaikan AirAsia RedRun 2025 

Jakarta, Kirani – AirAsia RedRun 2025 siap digelar pada Minggu 18 Mei 2025 di Nusa Dua, Bali. Ajang lomba lari yang baru pertama kali digelar maskapai AirAsia ini menyedot perhatian para pecinta lari. Ada 5.000 peserta yang sudah siap ramaikan lomba ini.

Peserta AirAsia RedRun 2025 tidak cuma berasal dari Bali saja, tapi juga berasal dari 33 provinsi dan 40 negara terdiri dari berbagai lapisan masyarakat seperti wisatawan domestik dan internasional serta beberapa pemangku kepentingan dan pejabat daerah. 

“Penyelenggaraan RedRun di Bali ini merupakan upaya Indonesia AirAsia dalam mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari. Inisiatif ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk mengembangkan sport tourism sebagai bagian dari promosi destinasi unggulan di Indonesia,” ujar Veranita Yosephine, Direktur Utama Indonesia AirAsia di Lippo Mall Kuta, Bali, Jumat (16/05).

Veranita juga menjelaskan bahwa AirAsia RedRun dibangun di atas lima pilar utama yaitu mempromosikan destinasi unggulan, memperkuat keterlibatan komunitas, mendorong gaya hidup sehat, menumbuhkan budaya keselamatan dalam berlari, dan menjadikan olahraga sebagai pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh peserta.

Lebih lanjut, Glenn Ranti, Division Head, Corporate Communications Permata Bank juga menyampaikan bahwa inisiatif seperti ini mampu menciptakan dampak positif yang nyata bagi masyarakat sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas sektor.

“Permata Bank berpartisipasi dalam mendukung acara AirAsia RedRun 2025 sebagai Official Powered Partner tidak hanya mendukung kegiatan olahraga, tetapi juga mencerminkan komitmen kami untuk mendorong gaya hidup sehat, mempererat konektivitas komunitas, serta memperluas kontribusi kami dalam memberikan nilai bermakna bagi masyarakat.” ucap Glenn Ranti.

AirAsia RedRun yang akan diselenggarakan di Bali ini memiliki empat kategori yang akan diikuti oleh para peserta. Salah satu dari empat kategori, yaitu 21K Half Marathon, 10K, dan 5K. Acara ini diikuti peserta mencapai 5.000 orang dari berbagai provinsi dan negara, AirAsia RedRun 2025 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap sektor pariwisata Bali. 

Disediakan hadiah senilai 232 juta bagi para pemenang AirAsia RedRun di sejumlah kategori. Indonesia AirAsia memastikan seluruh aspek persiapan berjalan lancar, mulai dari kesiapan rute, distribusi race pack, logistik, hingga dukungan tim medis dan aktivitas pendukung lainnya. 

Seluruh upaya ini merupakan bentuk apresiasi bagi para peserta yang telah ikut meramaikan perhelatan sport tourism di Bali. Dukungan penuh pun turut diberikan oleh sejumlah sponsor, termasuk Permata Bank sebagai mitra utama, Wings Group, L Men Isopower Gel, Sunpride, Mills, OMG, Fitbar, Montis Tissue, AirAsia MOVE, Tune Protect, ONPOINT Indonesia, TS Media, The Nest dan GOJEK, yang berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

AirAsia RedRun 2025 di Bali ini merupakan upaya Indonesia AirAsia dalam mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari.

Tak hanya AirAsia RedRun, upaya Indonesia AirAsia dalam mendorong peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara juga dibuktikan melalui *AirAsia Red Sale yang hadir dari 14 hingga 25 Mei 2025, dengan periode terbang mulai 14 Mei 2025 hingga 30 November 2025.

Promo ini mencakup seluruh rute penerbangan Indonesia AirAsia, termasuk tujuan domestic seperti Bali, Labuan Bajo, Balikpapan, Banjarmasin, dan Lampung, serta rute internasional ke destinasi seperti Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok, Bandar Seri Begawan, Hong Kong, Cairns, Darwin, hingga Adelaide.

Untuk informasi lebih lanjut seputar AirAsia RedRun Indonesian2025, termasuk informasi teknis, race pack, dan rundown acara, peserta dapat mengakses laman resmi AirAsia RedRun dan mengikuti update melalui kanal media sosial @flyairasia.id.

AirAsia sudah diakui secara resmi sebagai operator yang telah menyelesaikan audit keselamatan operasional yang dilakukan oleh International Air Transport Association (IATA), atau yang dikenal dengan IATA Operational Safety Audit (IOSA).

Teks : Galuh | Foto : Tim Air Asia