Naomi Julia Soegianto

Naomi Julia Soegianto; Perancang Mahkota Miss Universe Indonesia

Jakarta, Kirani – Indonesia patut berbangga, salah satu putri terbaiknya, Naomi Julia Soegianto, seorang desainer jewelry, dipercaya untuk membuat mahkota Miss Universe Indonesia, Miss Universe Singapura, dan Miss Universe Hong Kong tahun 2025. Sebelumnya, di tahun 2024, Naomi juga diminta membuat mahkota Miss Universe Indonesia.

Siapakah Naomi Julia Soegianto? Bagi Naomi, perusahaan jewelry bukanlah sesuatu yang asing atau baru dalam hidupnya. Sejak ia kecil, ayahnya merintis perusahaan emas bersama para kerabatnya melalui PT UBS di Purworejo, dan kemudian Surabaya. Perusahaan ini kemudian berkembang pesat dan menjadi salah satu perusahaan gold manufacturing di Indonesia.

Mendapat didikan dari sang ayah, Naomi kemudian terinspirasi mengikuti jejak beliau dengan mendirikan perusahaan emas bernama NJS, inisial dari namanya. NJS berdiri awal abad milenium dan beroperasi dari nol. Berbekal 1 kilogram emas dan dibantu beberapa karyawan, Naomi merintis usaha, mendesain perhiasan emas dan memasarkannya ke berbagai wilayah Nusantara. Dia menempatkan proses desain sebagai bagian terpenting, dengan keyakinan bahwa perempuan memiliki filosofi yang kuat dalam menentukan langkah hidup.

NJS berkembang cukup pesat dan kini menjadi salah satu gold manufacturing yang diperhitungkan di negeri ini. Dari NJS pula nama Naomi kemudian menguat sebagai desainer perhiasan yang dikenal di Indonesia. Kepercayaan membuat mahkota Miss Universe merupakan legitimasi keberhasilan dirinya menebas batas, menggerakkan sayap karya hingga menerobos mancanegara.

Bagi Naomi, berkarya di industri perhiasan bukan semata pilihan bidang bisnis. Dia menemukan banyak kekuatan dan filosofi berharga dari desain perhiasan yang mencerminkan kekuatan perempuan dan menghadapi berbagai cuaca kehidupan.

Matahari Setelah Hujan

Tidak melulu soal bisnis, Naomi adalah juga sosok yang sangat kuat memberi kepedulian sosial dan kemanusiaan. Di bawah naungan gereja maupun inisiatif pribadi, dia telah menggerakkan khalayak yang penuh keterbatasan untuk bisa menumbuhkan harapan bagi hari esok yang lebih baik. Di kancah entrepreneurship Naomi telah menginspirasi banyak wanita melalui berbagai program edukasi yang dia gelar.

Selain memimpin perusahaan NJS yang berpusat di Surabaya, Naomi kini sangat aktif bergerak ke berbagai kota, termasuk Jakarta untuk memberikan seminar inspiratif tentang kemandirian dan kekuatan perempuan. Tidak lama lagi dia akan meluncurkan biografinya yang ditulis oleh Alberthiene Endah, berjudul Matahari Setelah Hujan.

Dari judulnya kita sudah bisa dibayangkan bagaimana perjalanan hidup yang harus dilalui Naomi. Tentu tidak baik-baik saja. Tak sabar rasanya menunggu buku tersebut terbit.

Teks: Setia | Foto: Tim Muara Bagdja