Manfaatkan Medium Baru Untuk Tetap Cantik di Masa Pandemi

Jakarta, Kirani – Pandemi COVID-19 yang telah melanda Indonesia dan dunia secara global telah mendorong beberapa perubahan, termasuk di dalamnya tren berbelanja produk kecantikan yang bergeser ke online. Alhasil terjadi naik secara signifikan di e-commerce untuk produk kecantikan dan perawatan diri.

 

Pergeseran tren berbelanja ini menurut Head of Brand Development Social Bella Indonesia, Nurul Sulisto, perlu disikapi dengan bijak oleh brand untuk mempertahankan eksistensinya di pasar, terutama industri kecantikan.

 

“Dengan hampir seluruh aktivitas masyarakat kini berpusat di rumah, beauty enthusiast juga meningkatkan aktivitas self-care untuk stay positive selama pandemi. Sebagian juga tetap ingin feeling good dengan tetap memulas make up sederhana saat sedang melakukan meeting secara virtual. Melalui platform Sociolla, brand-brand kami dapat memanfaatkan waktu ini untuk menjadi tempatnya eksplorasi bagi para beauty enthusiast dan juga konsumen Indonesia yang memiliki waktu ekstra selama bekerja atau sekolah di rumah saja terhadap produk-produk kecantikan kami yang 100% BPOM,” jelas Nurul dalam keterangannya, Sabtu, 7 Juni 2020.  

 

Secara strategis menurut Nurul, Social Bella melakukan berbagai langkah guna menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku serta kebutuhan dari pelanggan. Antara lain dengan menghadirkan edukasi serta konten yang relevan di platform ecommerce Sociolla untuk menjaga engagement selama masa ini berlangsung. Dari sisi penawaran, juga dihadirkan berbagai special package yang telah dikurasi guna merespon kebutuhan pecinta kecantikan.

 

Menurut Nurul penting juga bagi suatu brand untuk menjaga keseimbangan antara tren dan inovasi untuk menjaga stabilitas dari permintaan konsumen dan tetap relevan dengan para konsumennya.

 

“Di Social Bella sendiri, kami memonitor secara seksama terhadap tren-tren perawatan diri yang meningkat di kondisi pandemi saat ini dan berusaha untuk memberikan solusi kepada para beauty enthusiast. Salah satunya dengan mengadakan kampanye yang kami lakukan bersama dengan brand asal Korea Selatan, Ariul baru-baru ini. Dengan kondisi masyarakat yang aktivitasnya sedang berpusat di rumah, Ariul mengajak beauty enthusiast untuk tetap membersihkan wajah walau di rumah saja, karena sebenarnya walau di rumah saja kulit kita tetap terpapar dengan kotoran/microdust. Selain itu, dengan menjaga dan membersihkan kulit dapat menjaga kepositifan diri selama di rumah saja,” jelas Nurul.

 

Kampanye yang telah berjalan selama kurang lebih dua bulan ini mendapatkan respon positif dari para beauty enthusiast. Nurul menjelaskan bahwa dalam pendekatan kepada konsumen juga dilakukan melalui medium yang tidak awam digunakan oleh brand kecantikan, seperti Podcast ataupun Spotify Playlist, dan berhasil mendapatkan reaksi yang cukup baik secara organik.

 

“Dengan menggunakan medium-medium baru, kami berupaya menjangkau beragam konsumen secara lebih luas, tentunya dengan terus mengoptimalkan medium lainnya seperti beauty classes melalui Instagram Live dengan mengundang banyak narasumber, dari Make Up Artist, Beauty Influencers hingga pakar Meditasi dan Beauty Experts. Online Classes ini bahkan berhasil membantu brand untuk engage dengan lebih dari approx. 20.000 viewers secara kualitatif. Kami mengerti bahwa selama masa COVID-19 ini konsumen tidak hanya punya waktu lebih untuk mempelajari mengenai perawatan diri, mereka pun menjadi jauh lebih selektif. Oleh karena itu, menjadi sangat penting untuk kami meningkatkan sisi edukatif dari brand kepada konsumen,” pungkas Nurul.


 


Teks Wiwied | Foto Social Bella