Jakarta, Kirani – Karir Chef Devina Hermawan memang semakin meroket dan dicintai para penggemar setianya. Jam terbangnya sebagai seorang Chef memang tidak main-main, terbukti Devina Hermawan merupakan seorang chef, penulis, dan instruktur masak.
Dunia kuliner sudah dikenal wanita asal Bandung yang lahir pada 11 November 1993 sejak duduk di bangku SMA. Alih-alih mengambil jurusan tata boga atau kuliner dan perhotelan, chef Devina justru masuk ke jurusan Manajemen Bisnis di Institut Teknologi Bandung (ITB). Karirnya berawal dari menerima jasa private dining dan pernah melayani tokoh terkenal seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai mantan gubernur jawa Barat, Ridwan Kamil.
Tidak hanya itu saja, ibu tiga anak ini berhasil menulis buku resep. Dua buku resepnya berjudul ‘Indonesian Fusion Food’ (2019) dan ‘Yummy! 76 Menu Favorit anak’ (2021) diterbitkan oleh Kawan Pustaka dan tersedia di toko buku di Indonesia. Saat ini Devina Hermawan dikenal sebagai Youtuber yang aktif membagikan konten resep masakan mudah. Ia juga punya bisnis kuliner sampai mengantongi sertifikasi chef profesional.
Devina menyadari tidak ada kesuksesan yang diperoleh dengan instan, diperlukan kerja keras dan belajar. Konsekuensi menggeluti bidang memasak memang harus memperkuat dasar sebagai pondasinya lebih dahulu.
“Jam terbang itu sangat penting banget, dan tidak ada jalan pintas untuk memperoleh itu. Kita harus sering belajar, mencoba dan praktek, terus saja dilakukan jangan pernah lelah. Tidak ada yang serba instan,” ungkap Devina saat ditemui dalam acara Super Indo bersama Tefal melalui peluncuran program “Percantik Dapurmu” di Super Indo Pancoran, Jakarta, Sabtu (14/2).
Lebih lanjut Devina juga menerangkan, “Saya kira di semua industri apalagi industri kreatif ya basicnya kita harus kuat, sisanya sih kita tinggal lebih kerja keras dan lain-lainnya harus dilakukan. Memang berat di awal tapi mau gak mau itu harus dijalani.”

Dari Master Chef Menjadi Diperhitungkan
Nama Devina Hermawan mungkin baru banyak dikenal usai mengikuti kompetisi masak bergengsi, MasterChef Indonesia musim ke-5. Sempat masuk posisi tujuh besar. Sayangnya ia tereliminasi pada episode 16 dengan kemenangan jatuh ke tangan Stefani Horison. Meskipun tidak lolos sampai babak final, kompetisi memasak ini berhasil mendukung karirnya.
Usai mengikuti MasterChef Indonesia musim ke-5, wanita kelahiran 1993 ini mulai aktif mengelola media sosial YouTube miliknya. Lewat unggahan video YouTube, ibu tiga anak ini membagikan resep dan tutorial memasak dengan ciri khas tips and trik mudah dan anti gagal.
Resep yang dibagikan terdiri dari masakan tradisional Indonesia sampai makanan kekinian. Resep pecel lele khas lamongan, rahang tuna, ikan arsik khas Batak, sampai bolu kukus ketan. Sebelum dipublikasikan, semua resep sudah dicoba beberapa kali terlebih dahulu oleh Devina.
Tidak hanya fokus membagikan konten resep di YouTube, jebolan MasterChef Indonesia ini juga membangun bisnis kuliner di Bandung. Namanya Lamama Asian Cake and Bakery yang sudah mengantongi sertifikat halal.
Karir dan prestasi Devina Hermawan semakin meroket, dengan mendapatkan sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Sertifikat ini merupakan bukti tertulis yang diberikan kepada seseorang jika sudah memenuhi standar kompetensi yang diterapkan untuk suatu profesi atau bidang tertentu.
Dilansir dari unggahan Instagram @bnsp_official pada (28/9/2025), ketua BNSP, Syamsi Hari menyerahkan sertifikat kompetensi kepada chef Devina pada 26 September 2025 di gedung BNSP. Sebelumnya chef tersebut telah mengikuti uji kompetensi di LSP Rajawali Hospitality Nusantara dan telah dinyatakan kompeten untuk skema Sertifikasi Executive Chef.
“Saya tentunya senang dan bangga bisa mendapatkan sertifikat kompetensi executive chef dari BNSP. Semoga ini bisa menginspirasi teman-teman di luar sana, di profesi apapun, untuk lebih melek tentang pentingnya sertifikasi seperti ini,” ucap Chef Devina.

Membagi Waktu Dengan Keluarga
Anak memang menjadi sumber inspirasi dan kehidupan bagi keluarga kecil kita. Kehadiran anak dalam sebuah keluarga tentu menambah komitmen lebih bagi kedua pasangan. Mengurus tiga buah hati, Andrew Orham, Audie Orla, dan si bungsu Austine Orlene, cukup banyak mengubah keseharian Devina, terutama waktu dan jadwal yang semakin padat.
“Pada proses pemulihan fisik awal pasca melahirkan, misalnya, saya juga harus tetap ada untuk anak-anak. Saat ini saya harus bisa menyeimbangkan keluarga dan kegiatan di luar yang padat. Sebelum melakukan aktivitas biasanya saya sudah menyiapkan semuanya di rumah. Untungnya suami selalu menjadi tim support yang selalu siap bekerja sama untuk bersama-sama mendidik anak,” jelas Devina.
Orang tua boleh sibuk, namun urusan anak tetap nomor satu bagi Devina dan suami. Menurut perempuan yang pernah berkecimpung di dunia modelling ini, kedekatan dan kehangatan dalam keluarga sangatlah penting. Apalagi antar-saudara kandung seperti Andrew, Audie, dan Austine, harus saling rukun.
“Di sela kesibukan saya dan suami, kami berkomitmen untuk selalu meluangkan quality time bersama anak-anak. Walaupun tidak lama tapi waktu yang kami alokasikan memang benar-benar fokus dihabiskan untuk melakukan kegiatan dengan anak tanpa gangguan,” pungkas Devina yang menghindari bermain gadget, telepon, dan lainnya saat berkumpul bersama keluarga.
Teks : Tim Kirani.

