Jakarta, Kirani – Tren K-Beauty yang populer di Korea Selatan terus menginspirasi industri kecantikan Asia, termasuk Indonesia. Salah satu konsep yang kini menjadi perhatian adalah layering treatment, rangkaian anti-aging yang menggabungkan berbagai teknologi dalam satu sesi terstruktur.
Melihat antusiasme terhadap metode ini, ZAP Premiere merumuskan pendekatan yang lebih modern, terukur, dan dirancang khusus untuk kulit tropis melalui program anti-aging 1 hari yang baru diluncurkan pada Sabtu (6/12/25).
Sebagai klinik kecantikan yang telah beroperasi selama tujuh belas tahun dan dikenal dengan teknologi laser kelas dunia, ZAP Premiere memahami kebutuhan perempuan Indonesia yang ingin hasil nyata tanpa harus menjalani prosedur operasi atau bolak-balik ke klinik. Karena itu, program anti-aging ini dirancang agar seluruh proses terselesaikan dalam satu kunjungan, dengan efek lifting, tightening, peningkatan elastisitas, perbaikan tekstur, hingga kilau wajah yang langsung terlihat usai tindakan.
Feriani Chung, Chief Marketing Officer ZAP, menceritakan bahwa ide ini berawal dari riset langsung ke klinik premium di kawasan Gangnam, Korea Selatan. “Waktu saya mencoba treatment di sana, ternyata alat yang mereka pakai sama seperti yang dimiliki ZAP. Bedanya, harganya jauh lebih mahal dan prosesnya terasa terburu-buru. Sementara di ZAP kenyamanan adalah prioritas. Kalau teknologinya sama, dokter lebih ramah, dan hasilnya lebih personal, kenapa harus jauh-jauh ke Korea? Dari situ kami menyadari bahwa metode layering Korea sangat mungkin disusun lebih terstruktur di Indonesia.”

Pilihan Treatment yang Dirancang Lebih Terukur
Dalam implementasinya, ZAP Premiere menghadirkan dua jenis program yang bisa dipersonalisasi sesuai kebutuhan kulit. Kedua pilihan ini memiliki struktur medical layering yang sama, dengan durasi tindakan sekitar lima jam dan evaluasi lanjutan pada hari ke-30.
Ultra Primelift Program menjadi pilihan paling komprehensif, memadukan Ultherapy Prime, Sofwave, Picosure Pro, serta Profhilo atau Revock50. Susunan ini dirancang untuk menghasilkan lifting optimal dan peremajaan wajah yang lebih menyeluruh. Sementara itu, Premium Primelift Program menggunakan Ultraformer sebagai alternatif Ultherapy, namun tetap mempertahankan konsep layering ala Korea. Meskipun berbeda perangkat, keduanya tetap berorientasi hasil dan menekankan kenyamanan tanpa downtime panjang.
Founder dan CEO ZAP, Fadly Sahab, menjelaskan bahwa perawatan serupa di Korea dapat mencapai biaya hingga 150 juta rupiah. “Mesin yang dipakai sama, bahkan ZAP punya dua alat premium yang jarang dimiliki klinik di Indonesia. Hasilnya bisa langsung terlihat, downtime hampir tidak ada, dan kalau belum mencapai target, kami berikan garansi touch up gratis. Untuk yang ingin anti-aging tanpa sering datang ke klinik, rangkaian lima jam ini sudah memberikan perubahan signifikan.”
Setiap klien akan menjalani konsultasi analitis terlebih dahulu menggunakan teknologi Skin Vision Analyzer dan analisis wajah 3D. Tahapan treatment dimulai dari relaksasi, anestesi, lalu tindakan utama seperti Ultherapy atau Ultraformer, Sofwave, Picosure, dan diakhiri dengan skin booster. Penyusunan langkah yang presisi ini membuat hasil lifting lebih cepat terlihat namun tetap natural.
Public figure Meisya Siregar yang mencoba treatment ini membenarkan efektivitasnya. “Perawatan ini merangkum semua treatment 4-in-1 dalam satu hari dengan peralatan terbaik, sama seperti klinik Korea. Jadi untuk apa ke sana kalau di ZAP sudah lengkap dan disesuaikan dengan kulit Indonesia? Hasilnya langsung terlihat tanpa mengubah karakter wajah,” tutur Meisya Siregar, public figure yang pertama kami mencoba treatment ini.
Pada hari peluncuran, ZAP melalui ZAPCSR x Kitabisa juga menyalurkan donasi senilai hampir 500 juta Rupiah untuk korban banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar. Selain itu, seluruh hasil dari tiga pembeli pertama program ini didonasikan sepenuhnya sebagai bentuk kepedulian ZAP terhadap masyarakat yang terdampak.
Dengan teknologi global, struktur medis yang presisi, serta hasil yang terlihat dalam lima jam, rangkaian anti-aging ala Korea dari ZAP Premiere menjadi solusi modern bagi perempuan Indonesia yang menginginkan perubahan signifikan tanpa operasi.
Teks: Ratna Kamil | Foto: ZAP.

