Laga Amal Mengenang David Boellan Digelar di Dua Tempat

Semarang, Kirani – Masih ingat dengan Muhammad David Boellan, salah seorang pemain sepakbola yang meninggal karena serangan jantung, di Lapangan Merbau, Minggu 1 September lalu? Kepergiannya meninggalkan kisah pilu, karena malam saat kejadian, keluarga almarhum David sedianya akan mengadakan acara lamaran anak perempuannya.

Namun, takdir tak dapat ditolak, para tamu justru berdatangan untuk mengantar David ke peristirahatannya yang terakhir. Acara lamaran pun terpaksa diubah menjadi pernikahan dengan ijab kabul yang  langsung dilakukan di depan jenazah David.

Sebagai wujud solidaritas dan kecintaan terhadap David Boellan, tim yang menaungi almarhum, yakni New Sphinx (Sport Pemuda Himpunan Candi Complex) menggalang dana lewat donasi dan laga amal.

“Kebaikan almarhum terlihat dari berlangsungnya laga amal dan donasi untuk beliau yang terus mengalir,” papar Ketua Komunitas Klub Semarang (KKS) Hamdani Poel, sebelum Laga Amal Mengenang Muhamad David Boelan yang diprakasai New Sphinx (NS), di Lapangan Mitra Sampangan, Kamis (12/9/2024).

Laga amal melawan Tim RS Dr Kariadi itu dihadiri petinggi New Sphinx, mulai dari Pembina H Imron, Penasehat Agus Budi Darmawan dan Yoyok Marjio, Pengelola Lapangan Mitra David, perwakilan dari  RS Kariadi Arif Hakim, dan sesepuh NS Riyanto yang akrab dipanggil Mbah Ri.

Lebih lanjut dikatakan Dani, kegiatan laga amal ini patut mendapat apresiasi, karena dana yang terkumpul akan diserahkan kepada pihak keluarga almarhum.

“Donasi ini sebagai wujud kepedulian terhadap sesama pecinta bola. Saya selaku ketua KKS, mengucapkan terima kasih kepada Ketua New Sphinx Gunawan Wibisono yang sudah memprakasai kegiatan ini. Semoga hal positifnya bisa menular ke klub lain, sebagai bentuk solidaritas,” jelas Dani yang mengaku baru saja menghadiri lelayu meninggalnya istri dari anggota KKS, yakni Rohmad.

Pria berkepala plontos ini juga mengingatkan kepada seluruh pemain bola, terutama yang sudah berumur untuk bisa menjaga diri masing-masing. “Jangan sampai kondisi lelah atau badan bermasalah dipaksakan untuk bermain bola. Kami berharap tragedi ini jangan sampai terulang. Kita harus bisa mengukur kemampuan kita masing-masing. Meski semua tidak lepas dari rencana Allah,” paparnya.

Dia juga mengungkapkan, bahwa Sphinx adalah klub sepak bola yang sudah 42 tahun malang melintang di dunia sepak bola di Kota Semarang. “New Sphinx ini klub yang sudah tua umurnya, tidak banyak klub yang bisa bertahan selama itu, kami sangat mengapresiasi keberadaan Sphinx di persepakbolaan di Kota Semarang ini,” kata Dani yang disambut tepuk tangan hadirin.

Di tempat yang sama, pembina dan penasehat New Sphinx juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Muhamad David Boellan. Mereka sangat mendukung aksi laga amal yang akan berlangsung.

 “Laga amal ini penting. Sebagai rasa kebersamaan, persaudaraan, dan solidaritas antarkawan baik susah atau senang, mari  kita pupuk semua ini agar tetap lestari,” ujar Pemilik Toko Besi Mahkota, Tembalang, H Imron  yang diamini Agus Budi Darmawan, owner Perumahan Grand Panorama.

Usai sambutan, diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin langsung  pembina NS H Imron. Acara dilanjutkan pertandingan yang berkesudahan dengan skor 2-0 untuk kemenangan Tim RSUP Dr Kariadi.

Menurut Gunawan, laga amal malam itu  diikuti lebih dari 40 pemain dan berlangsung dalam empat babak.  Rencananya, laga amal kedua akan berlangsung Sabtu (14/92024), di Lapangan Parade Kodam Watu Gong melawan Tim Ronggolawe dari Kecamatan Semarang Barat.

Baca juga: 52 Jurnalis Meriahkan Turnamen Sepakbola Independence Day Journalist Fun Football Agustusan Bal-balan

Teks & foto: Priyo