Kenali Terapi Rederalisasi, Solusi Mutakhir Hempaskan Melasma Membandel

Jakarta, Kirani – Noda hitam di wajah itu mengganggu, apalagi pas bercermin ada bercak kecokelatan yang tidak kunjung memudar meski udah gonta-ganti skincare pemutih. Seringkali kita asal beli produk karena mengira semua flek hitam itu sama. Padahal bisa jadi itu melasma merupakan gangguan hiperpigmentasi yang bandel dan butuh penanganan khusus.

Menyambut Melasma Awareness Month, PT Unison Medika Jaya menggelar kampanye edukasi untuk meluruskan salah kaprah ini. Karena faktanya, masyarakat Indonesia termasuk kelompok yang sangat rentan terkena melasma.

Kenapa Orang Indonesia Rentan Melasma?

Ada 3 alasan utama:

  • Tinggal di wilayah tropis dengan paparan sinar UV tinggi sepanjang tahun
  • Fototipe kulit Fitzpatrick IV–V yang secara alami memproduksi lebih banyak pigmen saat kena matahari
  • Pengobatan mandiri tanpa diagnosis dokter

Menurut dr. Stanley Setiawan, Sp.DVE, kebiasaan membeli produk pemutih sendiri justru berbahaya. “Pengobatan mandiri tanpa pemahaman yang benar berisiko merusak skin barrier dan justru memperburuk kondisi kulit,” ujarnya kepada media di Amanaia Satrio, Jalan Prof. DR. Satrio No. 181, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/7/2026).

Kunci utama menjinakkan melasma dengan diagnosis tepat dan terapi komprehensif. Salah satu terobosan yang lagi tren di dunia estetika medis sekarang adalah Terapi Rederalisasi. ujuannya: memperbaiki kualitas kulit dari dalam sekaligus memudarkan noda gelap. Para ahli kini mengombinasikan 2 teknologi top ini:

  1. Xela Rederm: Skin Booster Premium ; Mengombinasikan Hyaluronic Acid + Succinic Acid. Fungsinya : menghidrasi kulit secara instan, bekerja langsung pada sel melanosit untuk memudarkan hiperpigmentasi.
  2. AQ Serum : Growth Factors. Menurut dr. Ratna Yuliarviana, hasil redermalisasi akan jauh lebih optimal jika dipadukan dengan Growth Factors. AQ Serum berfungsi mendukung regenerasi seluler, meredakan peradangan/inflamasi, dan mempercepat pemulihan kulit.

Kombinasi keduanya bikin kulit nggak cuma lebih cerah, tapi juga lebih sehat dan kuat dari dalam.

Menyambut Melasma Awareness Month, PT Unison Medika Jaya menggelar kampanye edukasi untuk meluruskan salah kaprah ini.

Melasma Bukan Sekadar Masalah Estetika

Melasma adalah masalah yang sensitif, terutama bagi perempuan. Dampaknya nggak cuma di wajah, tapi juga ke kesehatan mental, rasa percaya diri, sampai aktivitas sosial.Hal ini dirasakan langsung oleh Margaret Vivi, seorang penyintas melasma.
“Awalnya saya mengira ini hanya flek biasa. Lama-kelamaan saya jadi kurang percaya diri karena nodanya tidak kunjung memudar,” ungkapnya.

Ia awalnya mengira bercak cokelat itu karena lelah atau matahari. Tapi noda justru melebar dan menggelap meski sudah coba berbagai perawatan mandiri. Titik baliknya adalah saat ia memutuskan berhenti menebak-nebak dan langsung ke dokter spesialis.

Kapan Harus ke Dokter?

Jadi kalau kamu punya keluhan bercak cokelat di wajah yang nggak kunjung hilang meski udah pakai skincare, jangan tunda. Segera konsultasi ke dokter spesialis kulit atau dokter estetika terpercaya untuk dapat diagnosis yang tepat dan rencana perawatan yang aman untuk kulitmu.

Ingat: melasma bisa diatasi, asal penanganannya tepat dan dilakukan oleh ahlinya.

Teks : Galuh | Foto : Istimewa