Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Respon Paska Bencana di Sulteng

Jakarta, Kirani – Kabupaten Sigi merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah dari bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, sehingga masyarakatnya mengalami tekanan hidup yang sangat kuat baik psikis, sosial, dan ekonomi. Dan perempuan menjadi pejuang agar keadaan kembali pulih.

 

Berangkat dari itu Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulawesi Tengah (KPKP-ST) bersama Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) merespon paska bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah melalui kegiatan penguatan usaha ekonomi paska bencana alam untuk masyarakat Kabupaten Sigi.

 

Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, Jenik DS Andreas menyatakan,  kerjasama ini selain merespon melalui bantuan logistik dan pengiriman relawan pada tahap cepat tanggap, juga untuk mengambil peran nyata dalam upaya membangun kembali Sulawesi Tengah khususnya di bidang ekonomi kerakyatan.

 

“KPKP – ST merupakan mitra kerja yang baik dan suportif  bagi kolaborasi dengan Danamon Peduli sebagai upaya untuk memantik dan menggeliatkan semangat masyarakat untuk menata kembali kehidupan menjadi bahkan lebih baik dari sebelumnya,  sekaligus bersama-sama membangun Sulawesi Tengah yang kita cintai melalui berbagai jenis usaha yang bisa dilakukan dan bermanfaat. Kami harapkan melalui kegiatan produksi alternatif seperti ini, memampukan dan mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana baik secara sosiologis, ekonomi dan psikologis dalam jangka panjang,” papar Jenik dalam keterangannya, Jumat (18/1/2019) di Jakarta.

 

Kegiatan ini melengkapi apa yang sudah dilakukan sebelumnya oleh Danamon Group melalui Yayasan Danamon Peduli dan Karyawan Danamon Peduli, dimana telah mengirimkan 16 relawan dan 1.107 koli (karung) berisi makanan, air minum, tenda, selimut, pakaian, obat-obatan, kebutuhan bayi dan perempuan serta peralatan mandi. Semuanya diberangkatkan melalui jalur laut dan udara dari Jakarta, Toli Toli, Balikpapan, Manado dan Makassar sebagai respon tahap tanggap bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.

 

Situasi dan kondisi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sigi yang serba terbatas itulah yang menjadi alas sikap kemitraan Danamon Peduli dan KPKP-ST untuk bersegera menginisiasi serangkaian kegiatan produktif paska bencana untuk menerbitkan optimisme bagi masyarakatnya.

 

Pada kemitraan ini, Danamon Peduli dan KPKP-ST menyerahkan bantuan berupa peralatan produksi, bahan baku serta pelatihan sebagai aktivitas produktif untuk jenis usaha pembuatan tikar anyam, menjahit, tata rias, kopi kemasan, pembuatan keripik, pembuatan minyak kelapa, serta produksi dodol kelapa muda. Kegiatan ini sebagai pemberdayaan ekonomi paska bencana bagi perempuan di 11 desa di Kecamatan Lindu, Kecamatan Dolo Selatan, dan Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Seluruh inisiatif kegiatan ekonomi ini berfokus pada produksi barang dan jasa yang sesuai dengan kearifan lokal dengan mempertimbangan ketersediaan sumber daya untuk bahan baku agar mudah berjalan dan berkelanjutan.

 

Sebagai tambahan informasi, Danamon Peduli hingga 31 Desember 2018 melalui relawan Danamon dan anak perusahaannya telah merespon 19 bencana alam dan non alam dalam skala lokal maupun nasional, meliputi sekitar 40.000 jiwa penerima manfaat dengan nilai bantuan lebih dari Rp 1,3 miliar.

 

(PR)