Gemerlap Koleksi SUPERNOVA Rayakan 20 Tahun Ivan Gunawan Berkarya

Jakarta, Kirani – Dua dasawarsa sudah Ivan Gunawan menekuni dunia mode. Ragam karyanya telah menemani wanita Indonesia dalam berbagai kesempatan. Dan untuk merayakan perjalanannya selama 20 tahun berkarya di industri mode tanah air, Ivan Gunawan  mempersembahkan SUPERNOVA, koleksi teranyar yang ditampilkan di Hotel Mulia Senayan pada Kamis, 12 Juli 2024.

Glamor, elegan, dan seksi menjadi tiga kata yang tepat untuk menggambarkan rancangan sang desainer kali ini.  Menghadirkan koleksi gaun malam untuk red carpet look, glamorous party, dan selebrasi, Ivan mengungkapkan, “Karir fashion saya tumbuh dalam menangani penyanyi-penyanyi dan diva-diva Indonesia. Sehingga dalam perjalannya saya menjadi semakin menguasai segala sesuatu yang akan terlihat mewah. Hal ini bersamaan dengan kesenangan saya pada sesuatu yang terlihat sparkling di atas panggung.”

Classic dan Timeless

Gelaran kali ini menggambarkan rentang pencapaian dan pemikiran Ivan Gunawan selama ini. Seperti dikatakannya, “Ada banyak perubahan yang terjadi dalam perjalanan karir saya ini, terutama pola pikir, kedewasaan, emosi, hal yang benar-benar terjadi selama 20 tahun ini. Lalu pada 7 tahun belakangan, saya banyak belajar bagaimana memproduksi busana retail dan berhasil membuat fashion show terus menerus setiap tahunnya. Semua pengalaman yang saya dapatkan di rentang waktu tersebut, saya tuangkan sepenuhnya untuk koleksi ini.”

Desain dengan basis interpretasi classic dan timeless dihadirkan dengan tujuan menjadikan setiap item dalam koleksi ini tetap relevan di masa depan. Ini menjadi dasar Ivan untuk melesat ke gemerlap pecahan bintang, atau Supernova, yang diterjemahkan dengan penggunaan bahan-bahan sequin, bahan reflektif yang kilap dan tone shadow yang bisa berubah-ubah sesuai lekuk tubuh ketika gaun diterpa cahaya.

Siluet desain tegas dan solid khas Ivan Gunawan, dikontraskan dengan detail dan cutting yang dramatis, seperti fantastic ruffles, tulang atau boning pada korset yang eksperimental, bust cup membentuk siluet meteor, fringe yang ekstra panjang, beading yang dekoratif, hingga motif-motif pada bahan lace yang juga didesain sendiri.

“Supernova ini bercerita tentang koleksi peradaban yang akan datang. Kalau saya perhatikan, orang yang punya baju saya itu selalu disimpan hingga bertahun-tahun tapi masih bisa relevan dengan tren terkini. Ini juga jadi harapan saya untuk koleksi Supernova ini,” ungkap Ivan Gunawan.

Bukan proses yang mudah untuk menghadirkan 47 koleksi ini. Ivan menyebutkan, tantangannya ada pada proses pembuatan yang singkat, tidak sampai dua bulan, juga pengolahan bahan yang sulit.

“Materialnya 70 persen buatan tangan. Bahannya cukup rumit, susah untuk dijahit karena payet. Harus dilepas dulu payetnya baru dijahit dan dipasang lagi. Tapi saya sudah terbiasa dengan multitasking. Jadi makin tertekan, saya semakin on fire,” jelasnya.

Terdiri dari jumpsuit, palazzo ekstra lebar, long dress, mini dress, cocoon overcoat, halter cropped top, dan sarung-sarung tangan jari terbuka, pilihan warna pada koleksi ini didominasi oleh hitam, kemudian warna-warna vibrant berkarakter metalik tipikal semburat warna aurora. Sementara siluet dan cutting diangkat dari arsip-arsip desain Ivan Gunawan. “Saya mencoba flashback dan meremajakan desain-desain yang pernah saya buat,” tutup Ivan.

Teks: Setia Bekti | Foto: dok. Ivan Gunawan