Jakarta, Kirani – Kebiasaan belanja sehari-hari kini bisa jadi aksi nyata untuk lingkungan dan bumi. Kolaborasi apik dari PZ Cussons, Super Indo dan WAHU yang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk Botol Kembali Hadiah Menanti, sebuah inisiatif yang mengintegrasikan kebiasaan belanja pelanggan dengan pengumpulan kemasan bekas untuk mendukung praktik ekonomi sirkular.
Program ini resmi diluncurkan pada 28 Oktober 2026 di Kopi Nako, Museum Satria Mandala, Jakarta. Melalui mekanisme penukaran kemasan botol bekas produk PZ Cussons dan Super Indo 365, pelanggan diajak untuk menjadikan pengembalian kemasan sebagai bagian dari kebiasaan belanja mereka.
Melalui kolaborasi ini, ketiga perusahaan ingin menunjukkan bahwa inisiatif keberlanjutan dapat diintegrasikan dengan aktivitas berbelanja sehari-hari, bukan sebagai kegiatan terpisah. Bagi Super Indo, program ini merupakan kontinuitas dari komitmen Aksi Hijau yang telah dijalankan bersama PZ Cussons dan Waste Hub sejak tahun 2024.
Donny Ardianta Passa, Vice President of Stores & Supply Chain Super Indo, menegaskan bahwa tanggung jawab ritel tidak berhenti di kasir. Jangkauan tanggung jawab Super Indo jauh lebih luas, dimana konsisten mengedukasi konsumen, serta membimbing perubahan perilaku dan cara pandang masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik.
“Hari ini, dengan penuh rasa bangga langkah yang kita resmikan bukanlah titik awal baru, melainkan sebuah kontinuitas dari komitmen Aksi Hijau yang telah konsisten kita jalankan bersama PZ Cussons dan Waste Hub sejak tahun 2024. Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri atau sekadar menunggu perubahan itu datang menghampiri,” ujar Donny Ardianta Passa.
Bagi PZ Cussons, program Botol Kembali Hadiah Menanti merupakan upaya menghubungkan produk yang digunakan dalam keseharian keluarga dengan kesempatan berpartisipasi dalam keberlanjutan.
Menurut Ningcy Yuliana, Managing Director PZ Cussons mengatakan, Keberlanjutan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk pelanggan yang menggunakan produk kami setiap hari.
“Kami berharap program ini dapat mendorong pelanggan untuk tidak hanya menggunakan produk secara bijak, tetapi juga semakin memperhatikan apa yang dapat dilakukan setelah produk tersebut digunakan,” jelas Ningcy Yuliana, Managing Director PZ Cussons.
Michiel Reinoud, Founder of WAHU, menjelaskan, menjelaskan komitmen untuk mendukung kesuksesan program Kolaborasi Aksi Hijau melalui penyediaan fasilitas dan dukungan operasional yang diperlukan dalam proses pengumpulan kemasan bekas.

“Kami berharap dukungan ini dapat membantu kelancaran pelaksanaan program, memperluas partisipasi masyarakat, serta mendorong semakin banyak kemasan bekas untuk dikelola dan didaur ulang secara bertanggung jawab,” jelas Michiel Reinoud, Founder of WAHU
Mekanisme Program Botol Kembali Hadiah Menanti di Super Indo
Program Botol Kembali Hadiah Menanti berlaku di seluruh gerai Super Indo di Jabodetabek dan Bandung. Cara partisipasinya sangat sederhana dan terintegrasi dengan aktivitas belanja, seperti berikut :
- Belanja produk PZ Cussons minimal satu produk PZ Cussons yang memenuhi ketentuan program. Produk Cussons Baby Wipes dan Baby Bar Soap tidak termasuk dalam persyaratan pembelian.
- Pelanggan membawa satu kemasan botol bekas produk PZ Cussons varian apa pun atau botol bekas Super Indo 365.
- Tukarkan di gerai Super Indo, dimana pelanggan saat berbelanja dapat membawa botol bekas tersebut dan menyerahkan kemasan bekas beserta bukti struk belanja kepada kasir. Setelah proses verifikasi selesai, pelanggan memperoleh hadiah 1 buah Cussons Baby Bar Soap 60gr.
Selama periode pelaksanaan, Super Indo dan PZ Cussons menargetkan lebih dari 60.000 pelanggan yang berpartisipasi dan lebih dari 60.000 kemasan bekas terkumpul. Selain dampak lingkungan dan partisipasi masyarakat, program ini juga dirancang untuk memperkuat pengalaman berbelanja di gerai serta meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap produk-produk PZ Cussons.
Super Indo, PZ Cussons, dan WAHU berharap program ini dapat memperluas keterlibatan masyarakat, meningkatkan kesadaran mengenai pengelolaan kemasan bekas, serta mendorong kolaborasi yang konsisten.
Sebab, perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Membawa kembali kemasan bekas saat berbelanja dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab, terutama ketika semakin banyak pihak bergerak bersama.
Teks/Foto : Galuh.

