Jakarta, Kirani – Sempat vakum dua tahun, Albert Yanuar memutuskan untuk tampil kembali di panggung JF3 Fashion Festival 2023. Momentum ini dimanfaatkan sebaik mungkin dengan mengeluarkan koleksi terbaru yang lebih idealis.
Albert tak ingin sekedar tampil untuk memeriahkan event. Ia memikirkan masak-masak agar unsur seni di setiap helainya tetap terjaga. Rangkaian busana koleksi Spring/Summer 2023 itu mengusung filosofi tentang gambaran kehidupan sosial dan budaya yang ecletic di Indonesia. Selain memasukkan unsur budaya Bali, ia juga bekerjasama dengan pengrajin kecil dari Tasik untuk menggarap embroidery by hand yang membemtuk sebuah lukisan.

Teknik bordir dan sulam yang menjadi ciri khasnya hadir sebagai detil pada rancangan anyar bertema “New Philosophy”. Bagi Albert, detil yang dikerjakan handmade itu menghasilkan efek yang lebih indah daripada mesin bordir.
“Koleksi New Philosophy ini berasal dari pemikiran aku yang merasa sangat jenuh saat pandemi sehingga lupa akan visi dan misi sebagai fashion desainer. Dengan pemikiran baru itu aku menyadari bahwa manusia butuh waktu tenang untuk mengingat kembali goal yang terlupakan,” ungkapnya.
Palet warna gelap seperti emas, merah marun, hijau emerald, biru tua, hitam, tampak mendominasi sehingga memberikan nuansa mistis dan eksotis pada setiap rancangan.

Albert memilih bahan berkualitas tinggi seperti duchess silk, organdi silk, dan jacquard untuk menciptakan kesan dramatis pada 39 potongan pakaian. Tak hanya busana pria dan wanita, ia juga menyelipkan busana anak-anak.
Konsep peragaan busana dikemas menarik. Runway JF3 disulap menyerupai mini exhibition, memperlihatkan transformasi sehelai kain yang dapat berubah menjadi outer saat diambil dari display dan langsung dipakai oleh model sambil berjalan.
Teks: Ratna Kamil | Foto: Dok. JF3

