Susah Tidur? Yuk, Kenali Penyebabnya

Jakarta, Kirani“Aku semalam ga bisa tidur, padahal badan rasanya capeee…banget. Sekarang jadinya sudahlah cape, mengantuk pula..sigh,” keluh Putri pada sahabatnya di kantor.

 

Anda pernah memiliki pengalaman yang sama dengan Putri? Saat tubuh terasa begitu lelah, keinginan terbesar tentu saja merebahkan tubuh di ranjang dan memejamkan mata hingga pagi datang menjelang. Namun bagaimana bila kantuk justru menghilang di saat istirahat sangat dibutuhkan. Mata Anda malah terus terjaga sementar tubuh terasa remuk redam.

 

Ya, beberapa orang memang kerap mengalami hal ini. Tubuh yang terlalu lelah justru membawanya tetap terjaga bukan malah tertidur. Hal ini bisa jadi sistem tubuh Anda terganggu karena lelah yang terlalu, akan tetapi coba diteliti lagi, barangkali ada hal-hal yang Anda lakukan yang justru membuat tubuh Anda terjaga dan sulit tertidur.

 

Yuk simak beberapa hal yang membuat mata kita enggan terpejam di malam hari:

 

1. Cahaya Kamar yang Terlalu Terang

Melansir laman National Geographic, cahaya lampu yang terang bisa mengurangi produksi melatonin,  hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pineal yang menyebabkan kantuk. Jadi, matikan lampu atau ganti dengan lampu tidur yang temaram bila Anda memang berniat untuk pergi ke pulau kapuk.

 

Tidur dengan gadget masih menyala

 

2. Masih menyalakan smartphone atau gadget

Sama seperti lampu yang terang, cahaya dari barang elektronik juga akan menyerang retina dan mengganggu produksi hormone melatonin. Bukan hanya membuat sulit tidur, hal ini juga dapat mengakibatkan Anda mengantuk dipagi hari.

 

3. Suhu tubuh dan ruangan yang terlalu hangat

Suhu yang terlalu hangat memang kadang membuat kita sulit tidur. Apabila akhirnya tertidur pun, kondisi terlalu hangat tersebut bisa menghambat tidur mencapai fase yang lebih dalam atau fase bermimpi. Itulah kenapa mimpi akan sering muncul ketika suhu ruangan saat tidur cenderung stabil atau mengarah ke dingin. Bahkan, bukan tidak mungkin Anda akan terbangun kembali meski suda tertidur, karena tubuh Anda merasa tidak nyaman.

 

4. Terlalu banyak konsumsi protein hewani

Anjuran berhenti makan beberapa jam sebelum tidur bukan tanpa alasan. Pada saat menikmati makan malan, bisa saja kita mengonsumsi protein hewani, yang membutuhkan energi cukup banyak untuk mencernanya. Proses ini akan terus berlanjut, bahkan sistem pencernaan terus bekerja sekalipun sudah masuk waktu tidur. Akibatnya, tubuh pun sulit untuk menginstarahatkan dirinya.

 

Perbincangan serius di ranjang membuat mata enggan terpejam

 

5. Tidur dalam perut kosong

Memang berbeda pada masing-masing orang. Akan tetapi, pada beberapa kasus, perut lapar bisa menyebabkan penurunan gula darah, yang akibatnya  membuat Anda terbangun di malam hari. Jadi, memang benar jangan makan terlalu dekat dengan waktu tidur, tapi jangan juga berangkat tidur dalam kondisi perut keroncongan.

 

6. Konsumsi obat

Beberapa obat antidepresan dan alergi dapat memicu insomnia. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi obat-obatan tersebut.

 

7. Perbincangan serius sebelum tidur

Berbincang dengan pasangan di ranjang, sebelum tidur memang menyenangkan. Akan tetapi, sebaiknya bicarakan hal-hal yang ringan saja. Perbincangan ringan dapat membuat kantuk cepat datang. Akan tetapi perbincangan yang serius justru akan memicu respon stress karena produksi hormon kortisol dan adrenalin meningkat, dan membuat Anda terjaga sepanjang malam.

 

Jadi, bila ingin tidur Anda tenang di malam hari setelah aktivitas fisik yang melelahkan di siang hari, jauhi hal-hal di atas ya.

 

 

Teks : Setia Bekti | Foto : Dok. Istimewa

 

 

Facebook Comments