Miliki Tubuh Langsing Dan Sehat Dengan Diet Mediterania

Jakarta, Kirani – Memiliki tubuh langsing sempurna selalu menjadi impian sebagian besar wanita. Beragam cara pun ditempuh untuk mendapatkan tubuh ideal, mulai dari cara yang sehat seperti olahraga atau mengurangi porsi makan, hingga diet ketat yang tak jarang malah menyakiti tubuh. Tak ada salahnya bercita-cita memiliki tubuh ideal, namun perhatikan juga caranya, apakah sesuai dengan tubuh Anda. Setiap tubuh memiliki keunikannya masing-masing, dan Anda adalah orang yang paling mengenal karakter tubuh Anda sendiri. Salah satu pola diet yang mungkin dapat Anda terapkan adalah Diet Mediterania.

 

Pola diet yang diadaptasi dari kebiasaan hidup sehat masyarakat di negara-negara yang berbatasan dengan Laut Meditarania seperti Italia, Yunani, Spanyol, dan lainnya ini tak hanya baik untuk program penurunan berat badan, tetapi juga diyakini baik untuk mengurangi resiko penyakit jantung, stroke serta diabetes.
Karakter Masakan Mediteranian Yang Memiliki Banyak Manfaat

 

Kaya akan kandungan sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian sambil tetap menyertakan protein hewani seperti ayam, daging dan ikan, diet mediterania diyakini baik bagi Anda yang ingin mengurangi angka pada timbangan sambil menjaga kesehatan. Menambahkan percikan minyak zaitun dan segelas anggur merah ke dalam kompenen menu lainnya, menjadi gaya memasak masyarakat Mediteranian. Pola seperti inilah yang dipercaya mampu menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, bahkan menurunkan resiko terkena kanker payudara dan berbagai penyakit degeneratif.

 

 

Menerapkan Diet Mediterania
Berbeda dengan diet pada umumnya yang sedikit menyiksa, menerapkan diet mediterania cukup menyenangkan dan menyehatkan.

1. Konsumsi 7-10 porsi sayuran dan buah-buahan setiap harinya
2. Ganti mentega dengan lemak sehat seperti minyak zaitun dan minyak canola
3. Ganti garam dengan bumbu dan rempah untuk menambah rasa makanan
4. Batasi asupan daging merah maksimal 4 porsi sebulan, dimana satu porsi mengandung 60 gram daging merah.
5. Konsumsi ikan setidaknya 2 kali seminggu, usahakan tidak digoreng
6. Ganti camilan dengan buah kering dan kacang tanpa garam.
7. Perbanyak minum air putih
8. Batasi konsumsi makanan cepat saji yang mengandung tinggi garam dan lemak jenuh
9. Banyak olahraga
10. Bila Anda peminum alkohol, ganti dengan red wine, maksimal 2 gelas kecil per hari

 

Berikut contoh menu pola makan mediterania dalam waktu empat hari. Anda dapat membuat menu sendiri sesuai selera, asal tetap dalam koridor.
Hari ke-1
• Makan pagi: Susu dan oatmeal
• Makan siang: Sandwich telur dengan sayuran
• Makan malam: Ikan tuna yang digoreng dengan minyak zaitun

Hari ke-2
• Makan pagi: Plain yogurt dengan buah iris
• Makan siang: Sup kacang merah dengan nasi merah
• Makan malam: Omelet dengan sayuran

Hari ke-3
• Makan pagi: Oatmeal dengan pisang
• Makan siang: Ayam fillet kecap dengan bawang bombay dan nasi merah
• Makan malam: Salad sayuran dengan dengan minyak zaitun

Hari ke-4
• Makan pagi: Omelet dengan sayuran dan jus tomat
• Makan siang: Daging panggang dan kentang bakar
• Makan malam: Yogurt stroberi dengan buah iris

 

Teks : Tya Handayani     Foto: Dok. Istimewa

 

 

Facebook Comments