Berbahaya Bagi Kesehatan, Jangan Lakukan 6 Hal Ini Setelah Makan

Jakarta, Kirani – Anda memiliki kebiasaan tertentu yang dilakukan setelah makan? Yakin kebiasaan Anda tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan? Yuk, dicek dulu.

 

Sebagian orang memiliki ritual tertentu yang kerap mereka lakukan setelah makan. Merokok misalnya, atau menyesap secangkir teh hangat. Menyenangkan memang, akan tetapi pernahkah terpikir, apakah yang Anda lakukan tersebut baik bagi tubuh?

 

Sementara sebagian lainnya, dengan alasan waktu yang sempit, tak jarang melakukan sesuatu langsung setelah selesai makan, tanpa memberi waktu kepada makanan yang baru saja disantap untuk dicerna terlebih dahulu.

 

Pernahkah Anda berpikir, apakah kebiasaan Anda tersebut baik untuk kesehatan? Jangan disepelekan lho, penting untuk mencari tahu agar tidak terlambat dan kesehatan kita dapat terus terjaga. Di bawah ini beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan setelah makan karena dapat membahayakan kesehatan. Mari kita simak bersama.

 

1. Merokok
Sudah menjadi kebiasaan sebagian besar kaum pria, dan sebagian kecil wanita, untuk merokok setelah selesai makan. “Asam rasanya mulut kalau habis makan tidak merokok,” begitu alasan mereka. Padahal, seperti kita tahu, kandungan nikotin di dalam rokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Mulai dari merusak kulit, paru-paru, mengubah fungsi otak, menyebabkan penyakit jantung, mempengaruhi kesuburan, dan masih banyak lagi.

 

Dan, apabila aktivitas merokok tersebut dilakukan setelah makan, maka Anda membuat tubuh menyerap nikotin dua kali lipat lebih banyak, dan tentu saja efek negatifnya pun menjadi semakin bertambah. Tembakau dapat memblokir penyerapan vitamin dan mineral yang ada di dalam makanan yang baru saja Anda santap. Bila tak dapat menghentikan kebiasaan ini, setidaknya tunggulah hingga 30 menit setelah makan, baru Anda mulai merokok.

 

Minum teh setelah makan sudah menjadi kebiasaan

 

2. Minum teh
Memesan es teh atau teh hangat sambil memesan makanan sepertinya sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang Indonesia. Banyak dari kita yang beranggapan, mengkonsumsi teh sebagai teman makan adalah hal yang paling aman, dibandingkan jenis minuman lainnya. Akan tetapi banyak yang tak menyadari bahaya dari minum teh setelah makan.

 

Sifat asam yang dimiliki daun teh dapat mempengaruhi kemampuan tubuh dalam mencerna makanan dan menyebakan terganggunya organ pencernaan. Selain itu, teh juga mengandung polifenol dan tannin yang mengikat zat besi, dan membuatnya sulit diserap oleh tubuh.

 

3. Makan buah
Setiap jenis makanan dicerna oleh tubuh dengan kecepatan yang berbeda-beda. Buah termasuk makanan yang paling cepat dicerna oleh tubuh. Salah satu kebiasaan yang berlaku hingga kini adalah, buah dijadikan hidangan penutup atau pencuci mulut. Yang artinya, orang akan mengkonsumsi makanan berat terlebih dahulu, setelah itu baru buah.

 

Karena lebih cepat dicerna, bila Anda mengonsumsi buah setelah makan, ia akan diam dan terfermentasi di dalam tubuh. Hal ini akan mengakibatkan munculnya gas dan perut jadi kembung. Akan lebih baik jika mengkonsumsi buah sebelum makan, atau beri waktu 1-2 jam bila Anda mengkonsumsinya setelah makan berat.

 

4. Olahraga
Pernah mengalami mual atau sakit perut saat tengah berolahraga? Ada beberapa hal penyebab terjadinya hal tersebut. Salah satu dan yang paling memungkinkan adalah Anda makan sebelum olahraga dengan jarak yang terlalu dekat.

 

Melakukan olahraga berat setelah makan akan membuat organ pencernaan terganggu. Perut akan menjadi sakit dan mual. Oleh karena itu, bila ingin berolahraga sementara Anda merasa lapar, tunggulah sekitar 1 jam setelah Anda mengkonsumsi makanan, sebelum mulai melakukan olahraga.

 

Langsung tidur setelah makan bisa menyebabkan heartburn

 

5. Mandi
Saat mandi, temperatur tubuh akan mengalami perubahan. Tentu saja tubuh harus mengimbangi perubahan tersebut. Sementara itu, karena baru saja selesai makan, organ dalam tubuh sedang bekerja keras mencerna makanan yang baru saja Anda santap. Akibatnya, perubahan suhu tubuh akan mengganggu proses pencernaan makanan, sehingga kinerja tubuh kita menjadi terganggu. Sebaiknya tunggulah sekitar 30 menit setelah makan, baru Anda beranjak ke kamar mandi.

 

6. Tidur
Pernah mendengar anjuran untuk makan paling telat dua jam sebelum tidur malam? Bukan tanpa alasan anjuran tersebut dikeluarkan. Karena tidur setelah selesai makan dapat memicu masalah serius bagi kesehatan. Meski dalam kondisi tidur¸tubuh akan tetap mencerna makanan yang baru saja Anda konsumsi. Akibatnya Anda akan merasa penuh dan kembung, bahkan heartburn atau sensasi panas pada perut bagian atas yang terkadang naik sampai ke tenggorokan akibat naiknya asam lambung.

 

Bahkan, menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Ioannina Medical School di Yunani, tidur setelah makan juga dapat meningkatkan risiko penyakit stroke. Oleh karena itu, berilah jarak minimal 2 jam setelah makan, baru Anda beranjak tidur. Atau kalau memang harus makan, konsumsilah makanan yang mudah dicerna dan dalam jumlah yang yang tidak terlalu banyak, seperti buah.

 

 

Teks : Setia Bekti | Foto : Dok. Istimewa

 

 

Facebook Comments